Meskipun Sudah Agak Membaur, Perkampungan-perkampungan Betawi Ini Masih Bertahan Sampai Sekarang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 26 Juni 2023 | 18:00 WIB
Ilustrasi. Masyarakat Betawi dalam prosesi mengantarkan calon pengantin laki-laki ke rumah pengantin perempuan. (melintas.id)
Ilustrasi. Masyarakat Betawi dalam prosesi mengantarkan calon pengantin laki-laki ke rumah pengantin perempuan. (melintas.id)

Kabar BUMN - Sebagai penduduk asli kota Jakarta, keberadaan suku Betawi semakin lama semakin terpinggirkan.

Banyaknya bangunan modern, pertokoan, pusat bisnis dan perumahan membuat lahan-lahan yang dulu dikuasai juragan orang Betawi perlahan beralih fungsi.

Tetapi tidak semua melipir, ada beberapa perkampungan di wilayah Jakarta yang masih didominasi orang-orang Betawi. Ini beberapa di antaranya.

Baca Juga: Sejarah Pasar-Pasar di Jakarta yang Berumur Lebih dari 200 Tahun, Pasar Tanah Abang Dulu Bernama Pasar Sabtu

1. Condet
Kampung Betawi Condet berlokasi di kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Perkampungan ini sudah ada sejak abad ke-17.

Tercatat tahun 1753 ada berita soal keputusan penjualan tanah di Condet oleh pimpinan Kompeni di Batavia.

Nama Condet diambil dari nama anak sungai Ciliwung yaitu Ci Ondet.

Baca Juga: Siap-siap Diberi Sanksi Berat KAI, Jika Berani Naik Kereta Tetapi Turunnya Melebihi Rute di Tiket

Perkampungan ini terkenal dengan kebun buah duku dan salah. Sayang saja semakin banyak yang sudah berubah menjadi pemukiman penduduk.

Pada perkembangannya kampung Condet banyak dihuni juga keturunan Timur-Tengah, tak heran kalau dekat sini ada pula Kampung Arab.

Balai Budaya Condet sering menjadi tempat kreasi seniman Betawi. (dinaskebudayaanjakarta.go.id)

Pada masa gubernur Ali Sadikin, kampung Condet pernah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Tahun 2021 kampung Condet ditetapkan sebagai desa kreatif oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Balai Budaya di sana digunakan sebagai pusat seni untuk mengembangkan kebudayaan Betawi.

Baca Juga: Perjalanan Panjang Jakarta Fair, Berawal dari Pasar Malam di Gambir Sampai Ke JIExpo

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini