3. Menurunkan kolesterol
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nutrition pada tahun 2017, diketahui bahwa konsumsi cokelat hitam selama 15 hari dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) pada pasien yang mengidap HIV.
Cokelat mengandung polifenol dan teobromin, yang memiliki kemampuan meningkatkan kadar kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL) atau yang dikenal sebagai kolesterol baik.
Manfaat dari mengonsumsi cokelat ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis yang disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol, seperti penyakit jantung koroner dan stroke.
Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakan cokelat sebagai bagian dari strategi penurunan kadar kolesterol, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
4. Menjaga mood
Cokelat bisa membantu mengatasi depresi dan menjaga stabilitas suasana hati.
Efek positif cokelat ini berasal dari kandungan senyawa seperti teobromin, katekin, epikatekin, dan prosianidin.
Senyawa-senyawa ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan konsentrasi plasma HVA dan mengaktifkan dopamin, suatu senyawa kimia di otak yang berperan dalam memicu rasa senang.
Selain itu, senyawa polifenol yang terdapat dalam cokelat juga telah terbukti dapat meningkatkan rasa ketenangan dan kepuasan.
Artikel Terkait
Mengenal Lokomotif Uap KAI yang Masih Aktif
Weekend Nih, Nonton Drama Korea 'The Real Has Come' Yuk, Ini Link Nontonnya
Tinjau KEK Sanur, Erick Thohir Nilai IHC Menjadi Bagian Penting Dalam Ekosistem Kesehatan Indonesia