Tradisi Unik di Seluruh Dunia yang Banyak Berkaitan Dengan Mitos dan Kepercayaan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 31 Juli 2023 | 12:00 WIB
Tradisi La Tomatina atau  perang tomat di Bunol, Spanyol.  (barcelona-home.com)
Tradisi La Tomatina atau perang tomat di Bunol, Spanyol. (barcelona-home.com)

Kabar BUMN - Setiap negara atau kebudayaan masyarakat memiliki tradisi tersendiri yang berlaku turun temurun.

Tak jarang tradisi tersebut berkaitan juga dengan mitos atau keyakinan yang sudah ada sejak lama.

Bagi masyarakat setempat tradisi tersebut nampaknya biasa saja. Namun, bagi orang luar terlihat unik. Ini beberapa tradisi unik yang ada di seluruh dunia.

Baca Juga: 4 Destinasi Wisata Unik di Dunia, Ada yang Dulu Sudah Hilang Ditemukan Lagi

1. La Tomatina
Masyarakat di daerah Bunol, Spanyol, memiliki tradisi La Tomatina atau perang tomat di masa setelah panen.

Tomat salah satu hasil panen yang paling banyak dihasilkan di Spanyol, karena begitu banyak tomat yang dihasilkan, penduduk secara iseng melempar tomat pada orang yang lewat dan terjadilah perang lempar tomat.

Tradisi ini kemudian menjadi bagian dari festival setempat yang berlangsung pada hari Rabu terakhir di bulan Agustus. Pengunjung yang datang ke festival ini harus siap dilempari tomat dan membalasnya dengan melempar tomat juga.

Baca Juga: Kastel Cantik di Seluruh Dunia yang Jadi Inspirasi Film Animasi Disney

2. Memukul kepala dengan kelapa
Penduduk di Selatan India memiliki tradisi memukul atau mengadukan kepala mereka dengan batok kelapa. Tradisi ini sudah ada sangat lama dan dipengaruhi agama Hindu yang dianut penduduk setempat.

Umumnya penduduk berkumpul di kuil Hindu dan pendeta akan memukul atau mengadukan batok kelapa ke kepala orang.

Tradisi atau tindakan ini dianggap sebagai cara meminta pada para dewa untuk memberikan kesehatan dan keselamatan.

Baca Juga: Perjalanan Naik Kereta Keliling Asia Tenggara, Perlu Dicoba Karena Unik dan Menyenangkan

3. Melempar kayu manis di ulang tahun ke 25
Masyarakat Denmark memiliki tradisi unik, ketika seseorang mencapai usia 25 tahun dan belum menikah atau masih lajang maka siap-siap akan dilempari kayu manis.

Tradisi dimulai dengan mencipratkan air ke tubuh si lajang lalu dilanjutkan dengan melempari bubuk kayu manis sampai seluruh tubuh dari kepala hingga kaki dipenuhi bubuk kayu manis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: ootlah.com, boredpanda.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini