Kabar BUMN - Apa yang akan terjadi saat kita tidak melakukan aktivitas perbankan pada sebuah rekening?
Sejumlah faktor biasa mempengaruhi nasabah hingga akhirnya melupakan rekening tabungan mereka.
Bisa jadi rekening hanya dibuat untuk tujuan tertentu kemudian tidak berguna lagi karena sudah mencapai tujuannya.
Baca Juga: Peringati 25 Tahun Kementrian BUMN, ANTAM Gandeng BNI Gelar Bazar UMKM untuk Indonesia
Kebanyakan, nasabah akan meninggalkan rekening tersebut begitu saja.
Lantas apa yang akan terjadi pada rekening yang dilupakan ini?
Dilansir KabarBUMN.com dari bni.co.id, rekening akan menjadi pasif atau di dalam dunia perbankan biasa disebut dengan istilah dormant.
Setiap bank memiliki kebijakan sendiri-sendiri tekait rekening dormant.
Untuk BNI, rekening dianggap dormant bila tidak ada transaksi selama enam bulan berturut-turut kecuali pendebetan dan pengkreditan oleh sistem biaya administrasi, denda saldo minimum, pajak dan bunga, dan Berlaku untuk nilai saldo berapapun yang ada di rekening.
Sedangkan untuk Rekening BNI Simpanan Pelajar akan dinyatakan pasif (dormant) bila tidak aktif selama 12 bulan berturut-turut.
Baca Juga: Marak Penipuan Online Lewat WhatsApp, BNI Ingatkan Nasabah Agar Lebih Waspada
Lantas apa dampak pada nasabah jika rekening tabungan menjadi pasif atau dormant?
1. Rekening tabungan pasif (dormant) tidak dapat dilakukan transaksi pendebetan sebagai berikut :
Artikel Terkait
HUT ke-77, BNI Dapat Pujian dari Presiden Jokowi hingga Erick Thohir
Kemeriahan HUT ke-77, BNI Ajak 117 UMKM Berpartisipasi di BNI Loud Fest 2023
Marak Penipuan Online Lewat WhatsApp, BNI Ingatkan Nasabah Agar Lebih Waspada
Cair Rp 1 Juta, Cek Penerima PIP Kemdikbud 2023 di SIPINTAR, Dana Bantuan Ditransfer ke Rekening BNI BRI BSI
Peringati 25 Tahun Kementrian BUMN, ANTAM Gandeng BNI Gelar Bazar UMKM untuk Indonesia