Kabar BUMN - Tiap orang memiliki kebiasaan dan gaya memperlakukan mobil yang berbeda-beda.
Mulai dari cara menyalakan mobil, saat menginjak rem, sampai rutinitas merawat mobil.
Dari banyak kebiasaan, ini kebiasaan yang memengaruhi kondisi dan mungkin membuat mobil cepat rusak.
Baca Juga: Wajib ! Kesiapan Mobil yang Harus Diperiksa Ketika Ingin Liburan Keluar Kota
Ada pula beberapa kebiasaan mengendarai mobil yang dipengaruhi kondisi jalanan di Indonesia.
Sebagai pengendara mobil perlu diperhatikan sejumlah kebiasaan yang ternyata buruk.
Hindari kebiasaan tersebut agar mobil tidak cepat rusak, terutama bila berkendaranya di jalan yang sering macet.
Baca Juga: 6 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Ketika Hendak Membeli Mobil
1. Tahan Kopling
Masalah klasik di kota-kota besar dan padat di Indonesia adalah kemacetan lalu lintas.
Ketika macet mau tidak mau mobil harus melaju dengan lambat atau bahkan berhenti sama sekali.
Para pengemudi mobil, terutama dengan sistem manual, harus berulang kali mengerem atau menarik rem tangan.
Baca Juga: Aksesoris dan Gadget yang Kini Wajib Ada Dalam Mobil
Ini memang sangat melelahkan dan bisa membuat emosi. Tak jarang orang memilih menahan kopling saja selama macet.
Sayangnya, kebiasaan ini tidak baik bagi kondisi mobil.
Artikel Terkait
Inovasi EBT, Pertamina Bersama Toyota Kembangkan Ekosistem Mobil Berbasis Hidrogen
Rekomendasi Mobil Second di Bawah Rp100 Juta, Dari Citycar Sampai Mobil Keluarga
Mobil-mobil Dengan Kecepatan Tertinggi di Dunia, yang Tercepat Bukan Lamborghini, Sob
Honda Jalin Kerjasama dengan Pertamina dalam Riset Penggunaan Mobil Listrik untuk Kegiatan Komersil