Kebiasaan Buruk yang Bisa Membuat Mobil Cepat Rusak

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 1 September 2023 | 19:00 WIB
Tanda hazard di dashboard mobil. (nissan.co.id)
Tanda hazard di dashboard mobil. (nissan.co.id)

Bila terlalu sering menahan kopling dalam jangka waktu lama, kampas kopling bisa cepat habis dan harus diganti dengan yang baru.

Baca Juga: Mana Yang Lebih Menguntungkan Membeli Mobil Baru Atau Mobil Bekas?

2. Netral persneling
Orang sering menetralkan persneling saat berada di jalanan menurun atau turunan.

Tujuannya memang membuat mobil jadi lebih ringan dan cepat.

Namun, harus hati-hati juga karena dalam kondisi persneling netral mobil jadi rawan kecelakaan.

Baca Juga: Tips Agar Liburan Tidak Berantakan, Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Pergi Jauh Menggunakan Mobil Listrik

Sebaiknya gunakan saja gigi tiga atau gigi empat saat Anda melewati turunan atau saat jalan kencang.

Ini akan meminimalisir mobil yang sulit dikontrol dan menyebabkan kecelakaan.

Baca Juga: Jangan Sampai Tertinggal! Ini Barang Yang Wajib Ada Dalam Mobil Bila Akan Berlibur Lewat Jalan Darat

3. Starter terburu-buru
Sebagian besar mobil yang diproduksi di atas tahun 2010 dilengkapi dengan sistem injeksi, sehingga butuh kesabaran saat menyalakan mobil.

Orang sering langsung menekan gas saat mobil tidak juga mau nyala.

Cara yang benar adalah tunggu beberapa saat sampai injeksi mobil siap. Baru setelah itu starter mobil.

Bila memaksakan mobil yang injeksinya belum siap ini malah membuat mobil jadi cepat rusak.

Baca Juga: Tips Perawatan Mobil Listrik agar Baterainya Awet

4. Menyalakan lampu saat mobil mati
Orang sering lupa mematikan lampu padahal mesin mobil sudah mati.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: cekaja.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini