Pabrik Gula Madukismo, Destinasi Wisata di Yogyakarta dengan Sejarah Panjang dan Uniknya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 9 Oktober 2023 | 20:00 WIB
Bangunan Pabrik Gula Madukismo (madubaru.co.id)
Bangunan Pabrik Gula Madukismo (madubaru.co.id)

Jadi tempat wisata
Walaupun masih beroperasi, pada perkembangannya PG Madukismo juga jadi tempat wisata.

Bentuk bangunannya yang bergaya industrialis sangat cantik dan instagramable.

Baca Juga: Menikmati Senja Sambil Melihat Pesawat Terbang di Pantai Congot, Tempat Wisata Paling Hits di Yogyakarta

Pabrik gula ini mulai dibuka untuk wisata dan umum sejak tanggal 17 April 1993.

Dibukanya tempat ini sebagai lokasi wisata untuk memberikan edukasi bagi pengunjung.

Utamanya tentang proses pembuatan gula mulai dari tebu sampai menjadi gula kristal.

Baca Juga: Bisa Sampai dengan Jalan Kaki, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Dekat Stasiun Yogyakarta

Pengunjung juga bisa belajar soal pembuatan alkohol jenis spiritus.

Uniknya, PG Madukismo salah satu pabrik yang mempertahankan transportasi rel berbasis decauville.

Yakni jenis kereta lori dengan sistem rel yang dibuat Paul decauville dari Prancis.

Baca Juga: Awali Akhir Pekan Dengan Menyaksikan Matahari Terbit, Ini Spot Keren Mengejar Matahari di Sekitar Yogyakarta

Di musim giling tebu, kereta lori ini sering jadi tontonan masyarakat.

Yang tidak kalah menarik, pengunjung juga bisa menggunakan kereta lori atau kereta pengangkut tebu tersebut.

Pengunjung menaiki kereta lori dengan sistem rel yang dibuat Paul decauville dari Prancis di area lahan PS Madukismo. (smkn5madiun.sch.id)

Tradisi Cembengan
PG Madukismo juga masih mempertahankan tradisi lama yaitu tradisi cembengan.

Baca Juga: Dijuluki Bali of Java, Pantai di Gunungkidul, Yogyakarta Ini Punya Suasana Seperti di Pulau Dewata

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini