Tradisi ini awalnya ritual yang dilakukan pekerja pabrik gula untuk keselamatan dan hasil produksi yang baik.
Pada perkembangannya tradisi ini berubah jadi pesta rakyat untuk penduduk di sekitar pabrik.
Selama tradisi Cembengan berlangsung kawasan sekitar pabrik berubah seperti pasar malam.
Baca Juga: Menyusuri Goa Pindul, Salah Satu Destinasi Wisata Keluarga Paling Populer di Yogyakarta
Ada banyak pedagang mainan, pakaian dan mainan yang menjual dagangannya.
Aneka jajanan tradisional seperti es dawet, brondong jagung, arum manis dijajakan.
Wahana khas pasar malam seperti komedi putar pun ada di sini.
Pabrik Gula Madukismo buka hari Senin sampai Kamis dari jam 08.00 sampai 15.00 WIB.
Hari Jumat dan Sabtu buka dari jam 08.00 sampai jam 12.00 WIB.
Tiket masuk seharga Rp7.000 per orang.
Untuk masuk ke sini perlu wisata secara berkelompok minimal 40 orang.***
Artikel Terkait
Uniknya Embung Imogiri, Bendungan di Yogyakarta yang Berbentuk Wayang
Miliki Pesona Alam yang Istimewa, Pinus Sari Jadi Lokasi yang Wajib Dikunjungi di Yogyakarta
Memasuki Lorong Waktu ke Masa-masa Puluhan Tahun Lalu di Kotagede, Yogyakarta, yang Vintage dan Cantik
Jelajahi Keragaman Kuliner Khas Yogyakarta yang Direkomendasikan di Pasar Beringharjo
Awali Akhir Pekan Dengan Menyaksikan Matahari Terbit, Ini Spot Keren Mengejar Matahari di Sekitar Yogyakarta