Kabar BUMN - Tidak seorang pun ingin sakit saat sedang liburan ke satu tempat.
Sayangnya, banyak orang punya kecenderungan alami Traveler's Diarrhea atau diare saat sedang liburan.
Terutama ketika lokasi, cuaca, dan makanannya sangat berbeda dengan kondisi di tempat asal.
Baca Juga: Kenapa Seseorang yang Sedang Stres Mengalami Sakit Perut atau Diare?
Penyakit ini berhubungan dengan infeksi bakteri akibat mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.
Umumnya kasusnya diare ringan yang diderita hanya beberapa hari saja.
Walaupun ada pula yang mengalami kasus berat sampai harus mengonsumsi obat antibiotik.
Baca Juga: 6 Makanan yang Bagus untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan dan Usus
Hal wajar
Meskipun tidak menyenangkan tetapi traveler's diarrhea ini umum dialami, terutama pelancong internasional.
Kasus ini nyaris dialami 30%-70% pelancong. Biasanya tergantung dari destinasi dan musim.
Kebanyakan terjadi pada destinasi panas atau lembab di mana bakteri dengan mudah berkembang.
Baca Juga: Ampuh Atasi Sembelit, Ini 8 Minuman yang Bagus untuk Melancarkan Pencernaan
Misalnya saja di Asia, Timur Tengah, Afrika, Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
Traveler's diarrhea terjadi ketika imunitas tubuh tidak mampu menghalau infeksi pada saluran pencernaan.
Artikel Terkait
6 Alasan Seseorang Harus Traveling Solo, Paling Tidak Sekali Seumur Hidup
Ingin Mencoba Jalan-jalan dengan Sistem Open Trip? Pahami Dulu Cara Memilihnya
Ingin Ajak Orang Tua Jalan-jalan dan Liburan? Perhatikan Tips Ini Agar Liburan Memuaskan Hati Orang Tua
Cegah Kulit Gosong saat Traveling, Halau Sinar Matahari dengan 5 Rekomendasi Sunscreen SPF 50 Ini!
Koper Traveling yang Bagus dan Berkualitas Betulkah Harus yang Mahal?