6 Hidangan Natal Khas Indonesia yang Dipengaruhi Menu Makanan dari Belanda

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 11 Desember 2023 | 18:30 WIB
Ayam kodok, hidangan Natal khas Indonesia yang dipengaruhi masakan Belanda. (Cookpad/Maccby_Kitchen)
Ayam kodok, hidangan Natal khas Indonesia yang dipengaruhi masakan Belanda. (Cookpad/Maccby_Kitchen)

Nanas dipilih sebagai isian karena buah ini lebih mudah ditemukan di Indonesia.

Bila pie di Belanda ukurannya besar maka nastar ukurannya kecil.

Baca Juga: Roti Khas Indonesia, Tetap Jadi Favorit di Antara Gempuran Roti Modern

Kaastengels
Seperti juga nastar, kaastengels kue yang selalu muncul di setiap hari raya di Indonesia.

Kaastengels di Belanda ukurannya lebih besar dan lebih panjang dibandingkan di Indonesia.

Ini karena zaman dulu ukuran oven Indonesia tidak ada yang besar, jadi ukurannya disesuaikan.

Baca Juga: Resep Bluder Madiun, Jajanan Peninggalan Kolonial Belanda

Sup Brenebon
Sup brenebon hidangan wajib bagi yang tinggal di Manado dan Maluku saat Natal atau kumpul keluarga.

Brenebon diambil dari bahasa Belanda yang dilafalkan sesuai lidah orang Indonesia.

Kata aslinya dari bruine artinya cokelat dan bonen artinya kacang.

Brenebon terbuat dari kaldu daging dengan aneka rempah seperti bawang putih, merica, pala dan cengkeh.

Baca Juga: Inilah Sourdough, Roti Sehat yang Rendah Kalori dan Bebas Glutten

Poposchis
Poposchis kue khas Ambon yang mendapat pengaruh kuat dari Belanda.

Kue ini sepintas mirip panekuk mini dengan taburan gula bubuk di atasnya.

Poposchis dalam bahasa Belanda lebih sering disebut sebagai poffertjes.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini