Yakni, batang bambu yang berhiaskan janur, yang dinamakan dengan penjor.
Selain itu jemaat di gereja ini pun hadir menggunakan kebaya khas bali lengkap dengan selendang dan kain kamen.
Baca Juga: Tradisi Unik Berbagai Suku di Indonesia yang Masih Dipertahankan
Tradisi Rabo-Rabo Kampung Tugu
Setiap Natal warga di Kampung Tugu, Jakarta memiliki tradisi rabo-rabo.
Kampung Tugu yang warganya keturunan Portugis ini melaksanakan tradisi rabo-rabo setelah misa.
Rabo-rabo terdiri atas tradisi berkeliling kampung sambil memainkan musik keroncong dan menari bersama.
Baca Juga: Wisata ke Kampung Tugu, Kampungnya Masyarakat Keturunan Portugis yang Sudah Berumur 200 Tahun
Rabo sendiri artinya ekor dalam bahasa Portugis.
Rombongan ini berjalan dari satu rumah ke rumah yang lain.
Di rumah tersebut rombongan akan bernyanyi, minum, dan makan camilan.
Baca Juga: Jelang Hari Natal, Ayo Kunjungi Gereja-gereja Tertua di Jakarta, Ada yang Didirikan di Abad 16
Setelah selesai mereka berpindah ke rumah yang lain.
Namun tuan rumah yang sudah dikunjungi harus ikut mendatangi rumah berikutnya, paling tidak diwakilkan satu orang.
Sehingga setelah selesai berkeliling kampung, akan terbentuk rombongan orang yang begitu banyak.
Baca Juga: Mengintip Pesona Alam Danau Kelimutu di Flores, Danau Unik yang Memiliki Tiga Warna
Artikel Terkait
4 Tempat di Indonesia Ini Jelang Natal Akan Tampak Lebih Indah dan Meriah Juga Sakral
5 Tempat di Seoul yang Menampilkan Christmas Light Tercemerlang di Masa Natal dan Tahun Baru
Jelang Natal 2023, Telkomsat Menyalurkan Berbagai Bantuan untuk Panti Asuhan Yayasan Bhakti Kasih Abba, Bogor
6 Hidangan Natal Khas Indonesia yang Dipengaruhi Menu Makanan dari Belanda
Jelang Hari Natal, Ayo Kunjungi Gereja-gereja Tertua di Jakarta, Ada yang Didirikan di Abad 16