Dulunya gereja ini dinamakan Gereja Besi karena dibangun dari besi yang dibawa dari Den Haag, Belanda.
Baca Juga: Kuliner Wajib di Labuan Bajo, Lengkap dari yang Pedas, Gurih, Sampai Manis
Proses pembangunan gereja dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Larantuka.
Sampai saat ini gereja masih digunakan sebagai tempat peribadatan.
Lokasinya di jalan Pastoran Katolik, Lokea, Larantuka, Flores Timur.
Baca Juga: 4 Pulau di Indonesia Timur yang Wajib Dikunjungi
2. Museum MGR Gabriel Manek SVD
Museum ini didedikasikan untuk MGR Gabriel Manek SVD, uskup pribumi kedua di Indonesia.
Di museum ini bersemayam pula jasad MGR Gabriel Manek SVD yang masih utuh.
Gabriel Manek merupakan sosok penting bagi masyarakat Larantuka.
Di museum ini pengunjung bisa melihat kehidupan dan aktivitas Uskup Gabriel dan perkembangannya di Larantuka.
Baca Juga: Meskipun Mahal, Sekali Seumur Hidup Anda Perlu ke Indonesia Timur, Ini Alasannya
3. Mater Dolorosa
Mater Dolorosa adalah taman doa yang juga jadi landmark Larantuka.
Mater Dolorosa sendiri berarti bunda yang berduka.
Di tempat ini peziarah bisa melihat patung Bunda Maria memangku Yesus dengan ekspresi sedih.
Tidak jauh dari Mater Dolorosa ada kapel Tuan Ma (Bunda Maria) dan Kapel Tuan Ana (Yesus).
Baca Juga: Wisata ke Timor Leste, Tidak Perlu Pakai Visa, Bisa Diakses Lewat Udara dan Darat
Artikel Terkait
5 Rumah Ibadah yang Sering Menjadi Tujuan Wisata Religi di Jakarta
4 Tempat di Indonesia Ini Jelang Natal Akan Tampak Lebih Indah dan Meriah Juga Sakral
6 Hidangan Natal Khas Indonesia yang Dipengaruhi Menu Makanan dari Belanda
Jelang Hari Natal, Ayo Kunjungi Gereja-gereja Tertua di Jakarta, Ada yang Didirikan di Abad 16
Belum Banyak yang Tahu, Ini Tradisi Unik Perayaan Natal di Indonesia