7 Kuliner dari Lamongan yang Tidak Kalah Menarik dan Lezatnya dari Soto Lamongan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 14 Januari 2024 | 20:00 WIB
Jumbrek, camilan tradisional ini terbuat dari tepung beras, gula jawa, dan santan, yang dibungkus daun siwalan.  (libur.co)
Jumbrek, camilan tradisional ini terbuat dari tepung beras, gula jawa, dan santan, yang dibungkus daun siwalan. (libur.co)

Kabar BUMN - Lamongan identik dengan soto kuningnya yang lezat dan mudah ditemui dimana-mana.

Tidak hanya itu, di Lamongan ini sejatinya punya banyak kuliner yang tidak kalah lezat.

Baik makanan berat ataupun ringan. Ini beberapa di antara kuliner khas Lamongan.

Baca Juga: Berburu Sarapan Pagi Menu Soto Lamongan yang Khas dengan Taburan Koya di Sekitar Kota Solo

1. Wingko babat
Wingko babat banyak ditemukan di sejumlah toko oleh-oleh di Jawa, seperti Semarang, Solo dan Yogyakarta.

Tetapi yang banyak orang tidak tahu, aslinya wingko babat berasal dari Lamongan.

Lebih tepatnya dari kecamatan Babat.

Baca Juga: Jalan-jalan ke Solo, Jangan Lupa Coba Sederet Minuman Khas yang Tidak Ada di Daerah Lain

Wingko babat awalnya dibuat pengusaha asal Lamongan, Loe Lan Ing, pada tahun 1900-an.

Rumahnya berjarak satu kilometer di pertigaan Babat.

Sampai sekarang keturunan Loe Lan Ing masih memproduksi dan menjual wingko babat.

Baca Juga: Mencoba Wisata Kuliner Tiwul Khas Gunung Kidul, Jogja yang Terbuat dari Singkong

2. Keripik sunduk
Sunduk jenis ikan yang banyak ditemui di Lamongan. Bentuknya mirip ikan tenggiri atau kakap.

Keripik sunduk dibuat dari ikan sunduk itu.

Harganya pun terbilang murah dan mudah ditemui di berbagai toko Lamongan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini