7 Kuliner dari Lamongan yang Tidak Kalah Menarik dan Lezatnya dari Soto Lamongan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 14 Januari 2024 | 20:00 WIB
Jumbrek, camilan tradisional ini terbuat dari tepung beras, gula jawa, dan santan, yang dibungkus daun siwalan.  (libur.co)
Jumbrek, camilan tradisional ini terbuat dari tepung beras, gula jawa, dan santan, yang dibungkus daun siwalan. (libur.co)

Baca Juga: Tidak Tergeser Kuliner Baru, Ini Kuliner Tradisional Khas Bandung yang Masih Bertahan dan Bisa Dicicipi Lagi dan Lagi

3. Marning
Barangkali banyak orang kenal dengan marning tetapi tidak tahu dari mana kota asalnya.

Marning adalah jagung yang dikeringkan lalu digoreng. Rasanya kadang gurih, kadang manis.

Karena bentuknya kecil-kecl, camilan ini membuat ketagihan sama seperti kuaci atau kacang.

Baca Juga: Sarapan Lezat dengan Kuliner Khas Sulawesi Selatan Coto Makassar alias Pallu Coto Mangkasarak

Nasi boranan (lamongantourism.com)

4. Nasi Boranan
Nasi boranan terdiri atas nasi, lauk, empuk dan pletuk (kacang dan remah nasi aking).

Dengan bumbu yang terbuat dari rempah dan dicampur dengan kelapa parut dan cabai.

Sementara lauknya antara ayam, jeroan, ikan bandeng, telur dadar, tahu dan tempe.

Nama boran sebutan untuk wadah nasi dari anyaman bambu.

Baca Juga: Rekomendasi Mie Kocok Bandung, Kuliner Khas yang Sudah Ada Sejak Tahun 1800an

5. Jumbrek
Camilan tradisional ini terbuat dari tepung beras, gula jawa, dan santan.

Penyajiannya dibungkus dengan daun siwalan.

Jumbrek bentuknya seperti corong segitiga sehingga sering dijadikan bahan mainan anak-anak juga.

Baca Juga: Wisatawan Wajib Coba Makanan Khas Mie Ongklok Saat Berlibur Ke Wonosobo

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini