Kabar BUMN - Sayur lodeh merupakan sayur dengan kuah santan khas Indonesia, terutama daerah Jawa dan DIY.
Terdapat dua versi sayur lodeh, perbedaan tersebut terletak pada bumbunya yang membuat kuah santan menjadi warna putih atau warna kuning kemerahan.
Bahan-bahan yang digunakan dalam sayur lodeh sangat mudah ditemui, diantaranya kluwih, daun melinjo, labu siam, kacang panjang, terong, tempe, petai, jagung kecil, cabai, dan santan.
Jika dilihat, tidak ada yang istimewa dengan sayur lodeh.
Siapa sangka jika penampilan sayur lodeh yang sederhana ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan.
Dikutip dari laman Universitas Stekom Pusat, ada beberapa versi sejarah munculnya sayur lodeh.
Beberapa sumber menyebutkan sayur lodeh sudah ada sejak abad ke-10 di Jawa Tengah.
Namun, sejarawan Fadly Rahman menyebutkan jika sayur lodeh muncul pada abad ke 16-17 saat bangsa Spanyol dan Portugis mulai menanam jagung dan kacang panjang di Indonesia.
Hingga pada abad ke-20, keberadaan sayur lodeh makin meningkat.
Yakni ketika wabah pes melanda Jawa selama lebih dari dua dekade.
Saat itu, Sultan Hamengkubuwono VIII memerintahkan warganya untuk memasak sayur lodeh dan berdiam diri di rumah selama 45 hari.
Warga mengikuti arahan Sultan dan wabah pun kemudian berakhir.
Berikut cara memasak sayur lodeh yang cocok dijadikan menu sarapan.
Artikel Terkait
Ada Lagi Pantai Hidden Gem di Jogja! Pantai Ini Suguhkan Pesona Alam yang Masih Asri dan Cocok untuk Melepas Penat
Satu Posisi Magang 'Pengembangan Bisnis Internship' Tersedia di PT PELNI! Lowongan BUMN Ini Menyasar Mahasiswa S1 Semester Akhir
Deadline Masih Bulan Depan, Yuk Ikutan Anugerah Hutama Lomba Karya Jurnalistik & Citra 2024 dari Hutama Karya!
La Li Sa Farmer’s Village, Tempat Rekreasi Keluarga di Jogja yang Suguhkan Suasana Pedesaan ala Eropa