Mengungkap Sejarah Timlo Solo, Makanan Khas Asal Solo yang Ternyara Berasal dari China

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Sabtu, 27 Januari 2024 | 21:30 WIB
Ilustrasi Timlo  (Jennaira)
Ilustrasi Timlo (Jennaira)

 

Kabar BUMN - Timlo sangat cocok dimakan saat malam atau musim penghujan seperti saat ini.

Timlo merupakan makanan sejenis sup dengan kuah kaldu bening yang gurih dan menyegarkan.

Bedanya, isi timlo bukanlah sayuran tetapi potongan-potongan sosis Solo goreng, daging ayam, telur, dan jeroan.

Adapula Timlo yang memiliki isian berbeda yakni dengan menambahkan misoa dan jamur kuping dalam racikan timlo.

Kerap disebut sebagai kuliner khas Solo, siapa sangka jika Timlo sebenarnya merupakan makanan yang berasal dari China.

Baca Juga: Perpanjang Kerja Sama dengan Dinsos DKI Jakarta, DAMRI Siap Pulangkan Orang Terlantar ke Daerah Asal

Seorang sejarawan kota Surakartam Heri Priyatmoko menjelaskan secara penamaan sebetulnya berasal dari kata kimlo.

Kimlo memiliki artinya sebuah penganan sup dengan beberapa adonan lauk di dalamnya.

Saat masih bernama kimlo, masyarakat ternyata kesulitan menyebut namanya.

Namun seiring waktu huruf K pada Kimlo berubah menjadi T sehingga disebutlah Timlo.
Di zaman kolonial, para pedagang Cina di Solo memperkenalkan Timlo dengan daging babi sebagai bahan dasar utama.

 

Baca Juga: Mencicipi 6 Sate Khas Berbagai Daerah di Indonesia, Ada yang Terbuat dari Daging Anak Kambing hingga Disajikan dengan Kuah

Namun seiring perkembangannya masakan timlo tidak hanya dikonsumsi oleh warga China saja, bahan dan adonan masakan pun diubah dan disesuaikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini