Setelah itu dimasak sampai kenyal menyerupai dodol.
Bentuknya bulat dan kemudian dibungkus dengan daun pandan, tidak sedikit juga dengan plastik.
Baca Juga: Mengungkap Sejarah Timlo Solo, Makanan Khas Asal Solo yang Ternyara Berasal dari China
Meskipun kue ini selalu hadir pada perayaan Imlek tetapi kue keranjang disajikan untuk kepentingan sembayang.
Kue diletakan di altar dan tidak boleh dimakan.
Setelah 15 hari dari Imlek baru, atau dikenal juga dengan Cap Go Meh, kue keranajng bisa dinikmati.***
Artikel Terkait
Jangan Sampai Terlewat, Berikut 5 Kuliner Legendaris di Jakarta yang Wajib Dicoba
Kuliner Khas Indonesia dengan Bahan Dasar Kluwek, Cita Rasanya Gurih, Pedas, dan Beraroma Unik
Kuliner Halal di Kawasan Pancoran Glodok, Rasanya Otentik, Lezat, dan Nikmat
Kuliner Wajib di Setiap Perayaan Imlek, Semua Melambangkan Keberuntungan dan Kemakmuran
Kekayaan Kuliner Banyuwangi yang Wajib Dicoba Saat Bepergian ke Sana, Karena Belum Tentu Ada di Tempat Lain
6 Kekayaan Kuliner Khas Pulau Bintan, Penuh Cita Rasa Peranakan dan Melayu