Sejarah Kue Keranjang yang Selalu Hadir di Perayaan Tahun Baru Imlek

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 30 Januari 2024 | 10:00 WIB
Kue keranjang atau nian gao perlambang keberuntungan dan kemakmuran setiap tahun. (lottemart.co.id)
Kue keranjang atau nian gao perlambang keberuntungan dan kemakmuran setiap tahun. (lottemart.co.id)

Setelah itu dimasak sampai kenyal menyerupai dodol.

Bentuknya bulat dan kemudian dibungkus dengan daun pandan, tidak sedikit juga dengan plastik.

Baca Juga: Mengungkap Sejarah Timlo Solo, Makanan Khas Asal Solo yang Ternyara Berasal dari China

Meskipun kue ini selalu hadir pada perayaan Imlek tetapi kue keranjang disajikan untuk kepentingan sembayang.

Kue diletakan di altar dan tidak boleh dimakan.

Setelah 15 hari dari Imlek baru, atau dikenal juga dengan Cap Go Meh, kue keranajng bisa dinikmati.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini