Perdana Menteri Wu Zixu memberi pesan pada rakyatnya.
Baca Juga: Sambut Imlek 2024, ANTAM Hadirkan Emas Batangan dengan Desain Shio Naga Kayu
Bila tembok dikepung dan keadaan semakin buruk, rakyak diingatkan untuk menggali lubang di bawah dinding.
Bertahun-tahun kemudian, ketika perang membuat masyarakat kelaparan, mereka menggali bagian bawah dinding.
Ditemukan kalau bagian bawah tembok terbuat tepung beras ketan yang dikenal dengan nama kue keranjang.
Baca Juga: 8 Fakta Menarik Perayaan Tahun Baru Imlek
Kue keranjanglah yang menjadi panganan dan menyelamatkan rakyat dari kelaparan.
Untuk memperingati peristiwa tersebut, masyarakat China membuat kue keranjang setiap perayaan tahun baru.
Tradisi ini ikut terbawa oleh masyarakat keturunan China di manapun, termasuk di Indonesia.
Baca Juga: 7 Tradisi Perayaan Imlek di Berbagai Daerah di Indonesia
Terbuat dari tepung ketan
Kue keranjang terbuat dari tepung ketan yang dicampur dengan madu.
Kemudian diuleni sampai menjadi adonan padat dan dibungkus dengan daun bambu. Setelah itu dikukus selama dua jam.
Pada perkembangannya setiap daerah di China memiliki racikan kue keranjang yang berbeda-beda.
Baca Juga: Datang dari China, Makanan Ini Dimodifikasi dan Menjadi Jajanan Pasar di Indonesia
Kue keranjang di Indonesia terbuat dari tepung ketan, dicampur gula pasir sampai menghasilkan karamel.
Artikel Terkait
Jangan Sampai Terlewat, Berikut 5 Kuliner Legendaris di Jakarta yang Wajib Dicoba
Kuliner Khas Indonesia dengan Bahan Dasar Kluwek, Cita Rasanya Gurih, Pedas, dan Beraroma Unik
Kuliner Halal di Kawasan Pancoran Glodok, Rasanya Otentik, Lezat, dan Nikmat
Kuliner Wajib di Setiap Perayaan Imlek, Semua Melambangkan Keberuntungan dan Kemakmuran
Kekayaan Kuliner Banyuwangi yang Wajib Dicoba Saat Bepergian ke Sana, Karena Belum Tentu Ada di Tempat Lain
6 Kekayaan Kuliner Khas Pulau Bintan, Penuh Cita Rasa Peranakan dan Melayu