Rasa yang Lezat Antarkan Kue Putu Masuk Dalam Daftar 100 Kue Terpopuler dan Terbaik di Dunia Versi TasteAtlas

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Rabu, 14 Februari 2024 | 18:00 WIB
Kue Putu kue tradisional (Jennaira)
Kue Putu kue tradisional (Jennaira)

Nama kue putu juga tercantum dalam kitab Serat Centhini yang terbit tahun 1814.

Dalam kitab 'ensiklopedia' kebudayaan Jawa itu, di antaranya diceritakan perihal Jamal dan Jamil yang jajan membeli beberapa jenis makanan di Desa Wanamarta.

Diantaranya srabi, putu, jenang, sego rames dan pindang.

Kemungkinan, aneka penganan ini memang telah biasa dijual di perdesaan Jawa sejak masa-masa sebelumnya, yakni abad ke XVIII.

Baca Juga: Benamkan Diri dalam Keindahan Pantai Tanjung Lesung Berpasir Putih di Pandeglang Banten

Dituliskan pada bagian lain, Nyai Sumbaling dan Centhini menyuguhkan kudapan setelah shalat Subuh.

Antara lain disebutkan teh, dan kopi, yang disertai berjenis-jenis makanan.

Ilustrasi - Kue Putu (Jennaira)

Seperti gemblong, lempeng, kolak ketan, juwadah, jenang, ledre isen, bikang, putu, glali-sutra, jenang-caca, serabi, kupat mujid, pisang kuning bakar, dan dendeng gepuk bakar.

Meski sebagai jajanan tradisional, namun keberadaan kue putu masih bisa ditemukan.

Yakni di pasar tradisional atau disekitar sekolah-sekolah.

Namun jika kamu kesulitan menemukan kue putu, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah.

Baca Juga: 6 Kuliner Rekomendasi di Phu Quoc, Kaya Bahan Seafood dan Daun-daunan Khas Masakan Vietnam

Berikut bahan dan resep cara membuat kue putu.

Bahan:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini