Setelah itu difermentasi selama 4 hari. Sepintang jaje mirip tape ketan.
Sementara jaje tujak campuran beras ketan, beras ketan hitam, dan parutan kelapa.
Keduanya dinikmati secara bersamaan.
Poteng memiliki cita rasa segar. Sedangkan jaje tujak bercita rasa gurih dengan tekstur lengket.
Poteng jaje tujak sering dihidangkan pada perayaan Idul Fitri dan menjadi camilan sore.
3. Bebalung
Bebalung terbuat dari tulang iga dan buntut dengan kuah yang gurih. Sepintas mirip gulai.
Bumbu yang digunakan bawang putih, cabai rawit, kunyit, lengkuas, asam, dan jahe.
Bebalung dipercaya masyarakat Lombok sebagai makanan untuk menambah vitalitas.
Baca Juga: Terpukau dengan Pesona Danau Biru, Wisata Alam Kebanggaan Lombok Tengah yang Bak Surga Tersembunyi
Arti bebalung dalam bahasa Sasak adalah tenaga.
Bebalung sering dinikmati bersama plecing dan nasi panas.
Menu yang satu ini sangat mudah ditemukan di warung atau pun rumah makan di Lombok.
Baca Juga: Eksotisme Pantai Lancing, Hidden Gems di Lombok yang Sempurna untuk Paralayang
4. Temerodok
Ini salah satu camilan tradisional yang masih jadi favorit masyarakat Lombok.
Artikel Terkait
6 Kekayaan Kuliner Khas Pulau Bintan, Penuh Cita Rasa Peranakan dan Melayu
5 Kuliner Khas Magelang yang Enak dan Paling Populer, Sego Godog Paling Unik
Rekomendasi 6 Kuliner Khas yang Wajib Dicicipi Saat Wisata ke Lampung
7 Camilan Khas Perayaan Imlek dan Makna Dibaliknya
Mencicipi Makanan Khas Kota Tertua di Indonesia, Ada Pindang yang Bisa Dinikmat di Atas Perahu
7 Menu Sehat khas Indonesia yang Bisa Jadi Inspirasi Sajian Sarapan di Akhir Pekan Ini