Kabar BUMN - Selain dikenal dengan wisata alam dan wisata budayanya, Bali juga terkenal dengan wisata kulinernya.
Salah satu wisata kuliner yang tak boleh terlewatkan ketika berlibur ke Bali adalah minuman tradisional Loloh Cemcem.
Dalam bahasa Bali, Loloh Cemcem memiliki arti jus kedondong.
Baca Juga: Kunjungi Pembangunan Kompleks Perantaraan Pasar Baru Garapan Nindya Karya, Erick Thohir: Keren!
Loloh Cemcem ini bisa ditemukan di desa wisata sekaligus desa adat yakni Desa Pengliburan, Bangli, Bali.
Menurut sebuah sumber, minuman Loloh Cengcem ini dipopulerkan oleh Ny Kunil pada tahun 1985 yang menjual minuman tradisional ini ke para tetangga dan masyarakat sekitar.
Namun sumber lain menyebutkan Loloh Cemcem merupakan minuman tradisional yang sudah ada sejak zaman penjajahan.
Baca Juga: Lowongan Kerja Management Trainee (MT) di PT Brantas Abipraya (Persero)
Loloh Cengcem terbuat dari cacahan daun kedondong hutan dicampur dengan asam, gula aren, dan gula pasir.
Loloh Cemcem memiliki warna hijau segar seperti jus sayur dengan rasa yang cukup unik.
Rasanya beragam yakni rasa kecut, pedas, sepat, asin, manis dan sedikit sensasi pahit.
Loloh Cemcem biasanya dijual dan dikemas dalam botol air mineral.
Baca Juga: Tak Hanya Suguhkan Wisata Budaya, 4 Makanan Unik Asal Desa Penglipuran Ini Wajib untuk Dicoba
Artikel Terkait
Pantai Green Bowl Bali - Keindahan Surga di Selatan Pulau Bali, Kombinasi Suasana Pantai dan Gua yang Mempesona
Keindahan Bawah Laut di Pantai Amed Bali, Surganya Para Pecinta Snorkeling
Pesona Desa Wisata Penglipuran Bali, Desa Adat yang Dinobatkan Sebagai Desa Terbersih hingga Konsep Tri Mandala
Kental Akan Tradisi dan Budaya, 3 Desa Wisata di Bali ini Wajib Kamu Kunjungi