Saat ini Pasar Beringharjo tidak hanya didatangi masyarakat Yogyakarta yang membeli kebutuhan sehari-hari.
Turis lokal dan mancanegara datang ke sini untuk membeli souvenir dan berburu kuliner.
Baca Juga: Belanja Oleh-oleh di Pasar Beringharjo, Pasar Tertua dan Terbesar di Kota Jogja
4. Pasar Senen
Zaman dulu, pasar tidak buka setiap hari. Tempat ini hanya berjualan pada hari tertentu saja.
Bila Pasar Tanah Abang buka Rabu dan Sabtu, maka Pasar Senen buka hanya pada hari Senin.
Pasar ini dibangun tahun 1733 oleh Justinus Vinck, warga Belanda yang juga membuka Pasar Tanah Abang.
Dia membeli sebidang tanah dari MR Johan Francois de Witte van Schoeten.
Pasar Senen dulunya banyak didominasi pedagang China.
Barang yang dijual sebagian besar kebutuhan sehari-hari seperti sayur, daging, buah, dan barang kelontong.***
Artikel Terkait
Asal Usul Pasar Kembang, Pasar Tradisional yang Menjual Berbagai Macam Bunga di Kota Solo
Liburan Ke Solo Belum Lengkap Jika Belum Kunjungi Surganya Belanja Pasar Klewer
Daftar Pasar-pasar Unik di Indonesia, Ada yang Buka di Tengah Hutan hingga Jajakan Barang Bekas
Transformasi Pasar Ngasem Yogyakarta, Dari Pasar Burung Kini Jadi Pusat Kuliner yang Digandrungi
Rooftop Prawirotaman, Area Duduk dan Makan-minum Cantik di Atas Pasar