Setelah hancur dan lembut, kurma dicampur dengan potongan kenari dan telur.
Orang Iran biasanya menikmati ghisava dengan roti untuk sarapan atau sahur.
Baca Juga: Per Februari 2024, Turis Indonesia Bebas Visa ke Iran, Ini Rekomendasi Kota yang Bisa Dikunjungi
4. Asida
Asida atau aseeda adalah puding khas Timur Tengah. Dinikmatinya dengan sirup manis, kurma dan madu.
Puding ini bisa ditemukan di Yemen, Maroko, Libia, Algeria, Tunisia dan sejumlah negara Afrika.
Asida sering dihidangkan pada perayaan agama seperti Maulud Nabi, Idul Fitri dan Idu Adha.
Selain itu, sering juga dihidangkan pada perayaan akikah bayi yang baru lahir.
Baca Juga: 4 Kuliner Indonesia yang Mendapat Pengaruh dari Bangsa Arab
5. Kaak bi ajwa
Kaak bi ajwa bila diterjemah adalah kue gelang.
Kue ini berupa pastri dengan isian pasta kurma dan dibentuk menyerupai lingkaran atau gelang.
Kue yang berasal dari Palestina ini sangat populer sebagai camilan sore. Cocok untuk berbuka puasa.
Semua keluarga di Palestina juga menyediakan kaak bi ajwa setiap hari raya Idul Fitri.
Baca Juga: Ini Daftar Pasar Ramadan di Indonesia, Cari Takjil Paling Lengkap ya di Sini
6. Juice kurma
Juice kurma termasuk minuman populer di Yordania. Juice ini rasanya manis dan sedikit kental.
Di Amman banyak pedagang kaki lima yang menjajakan juice kurma. Anda juga bisa membuatnya sendiri.
Caranya dengan memblender campuran kurma, air, dan madu.
Artikel Terkait
6 Macam Menu Berbuka Puasa Lainnya dari Berbagai Daerah di Indonesia
Tetap Puasa Walau Punya Riwayat Sakit Maag, Perhatikan Hal-hal Ini Agar Ibadah di Bulan Ramadan Tetap Lancar
Cocok Jadi Pendamping Saat Sahur atau Buka Puasa, Berikut 6 Jenis Kerupuk Populer di Indonesia
Tips Bebas Sakit Perut Setelah Berbuka Puasa, Nomor Satu Awali dengan Minum Air Putih
Singgah ke Little Santorini-nya Jogja, Cafe Estetik Ini Sediakan Menu All You Can Eat untuk Buka Puasa Hanya Rp185 Ribu Saja