Gunakan jawaban ini kalau Anda sebenarnya tertarik datang tapi ingin melihat situasi dulu, seperti siapa saja yang hadir di acara bukber nanti.
Dengan demikian, Anda bisa menentukan lagi mau hadir atau tidak di menit-menit terakhir sebelum acara.
4. "Saya akan datang kalau (masukkan alasan di sini), nanti saya kabari lagi"
Anda bisa menggunakan alasan anak, pekerjaan, atau lainnya.
Di menit-menit terakhir, berikan kabar lagi kalau Anda ingin hadir atau tidak.
5. "Saya tidak bisa, bagaimana kalau (masukkan tanggal alterntif)"
Jawaban ini bisa jadi alternatif kalau Anda ingin hadir tapi waktu ajakannya tidak tepat.
Kalaupun tanggal tidak bisa dirubah, apa boleh buat.
Baca Juga: Tempat Nongkrong Hits di Jaksel, One Satrio Cocok untuk Ngabuburit Sekaligus Bukber
Demikian beberapa cara sopan menolak ajakan bukber di bulan Ramadan, semoga bermanfaat.***
Artikel Terkait
Bukber Seru di Restoran-restoran Kelolaan Anak Perusahaan Hutama Karya, Paket All You Can Eat Mulai Rp99 Ribu
Bukber Sekalian Healing Tipis di Kopi Kalibrantas, Resto Adem di Malang yang Punya Vibes Pedesaan Asri
Ngabuburit di Lembah Manah Kopi, Lihat yang Hijau-hijau untuk Segarkan Mata dan Nikmati Menu Bukber Mulai dari Rp45 Ribu
ManA Social Cafe, Tempat Bukber Estetik Harga Affordable di Bandung, Paket Spesial Iftar Cuma Rp45 Ribu Free Takjil, Harus Reservasi!
Bukber Sambil Healing di Banda Neira-nya Boyolali, Kafe Syahdu Ini Suguhkan Pemandangan Perahu Berlalu-lalang di Waduk Cengklik