Mereka terus menetap di Bali dan mengabungkan antara tradisi mereka dengan tradisi masyarakat Bali.
4. Ngejot
Tradisi ngejot dilakukan penduduk desa Pegayaman, Buleleng.
Ngejot adalah tradisi membagikan makanan, kue, dan buah-buahan pada teman dan kerabat yang tinggal di dekat mereka.
Baca Juga: Eksotisme Pantai Geger Bali, Suasana yang Tenang dan Kebersihan Pantai Jadi Daya Tarik Utama
Pemberian dilakukan kepada orang tanpa memandang agamanya.
Ngejot sering dilakukan menjelang beberapa hari sebelum Idul Fitri atau di hari raya tersebut.
Biasanya masyarakat Hindu menerima makanan saat ngejot akan membalasnya pada hari raya Galungan.
Baca Juga: Jelajahi Kekayaan Budaya Bali, 4 Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi Saat Liburan ke Pulau Dewata
5. Pasar Takjil
Berburu takjil berbuka juga dilakukan masyarakat di Desa Wanasari, Denpasar.
Menjelang berbuka, pasar yang sore hari biasanya sepi berubah jadi areal jualan taljil.
Lokasi pasar takjil ini ada di jalan A. Yani, Wanasari.
Baca Juga: Keindahan Bawah Laut di Pantai Amed Bali, Surganya Para Pecinta Snorkeling
Sejumlah menu tradisional berbuka pun digelar.
Artikel Terkait
5 Tradisi yang Selalu Menyempurnakan Perayaan Imlek, Selain Membagikan Angpau
Grebek Sudiro, Tradisi Imlek di Surakarta Wujud Akulturasi Budaya Jawa dan Tionghoa
9 Maret 2024, Nantikan Kemeriahan Tradisi Dugderan di Semarang yang Sudah Berlangsung Sejak Abad ke 18
4 Tradisi Masyarakat Hindu di Indonesia dalam Menyambut Hari Raya Nyepi, di Luar Tradisi Masyarakat Hindu Bali
Ragam Tradisi Masyarakat Indonesia untuk Menyambut Bulan Suci Ramadan
Tidak Hanya Ritual Keagamaan, Negara-negara Ini Punya Tradisi Tersendiri dalam Merayakan Paskah