Di hutan ini juga hidup aneka fauna seperti kera abu-abu, lutung, tupai, bajing, musang, rusa, kijang, babi hutan, dan biawak.
Sementara di area pantainya juga menjadi tempat bertelur empat jenis penyu, yakni penyu belimbing, penyu sisik, penyu abu-abu, dan penyu hijau.
Penyu-penyu ini biasanya bertelur sekitar bulan April – November.
Tidak hanya asri saja, pantai ini juga memiliki panorama indah saat pagi sore hari.
Baca Juga: Kuliner Ayam Kesrut Khas Suku Osing di Banyuwangi, Pecinta Pedas Wajib Merapat
Pemandangan sunset atau matahari terbenam dan sunrise atau matahari di pantai ini terkenal indah.
Karena itu, disarankan datang ke Pantai Trianggulasi saat pagi atau sore hari.
Bagi yang ingin wisata di sini, siapkan budget Rp10.000 per orang untuk membayar tiket masuknya.
Baca Juga: Mencicipi Kelezatan Pecel Rawon yang Jadi Kuliner Unik Banyuwangi
Namun, perlu diketahui bahwa harga tiket masuknya bisa berubah seiring berjalannya waktu.
Mengingat ombak pantainya yang ganas, pengunjung dianjurkan untuk tidak berenang di sini.
Saat ke sini juga jangan lupa mengabadikan momen menggunakan kamera ya!
Baca Juga: Indahnya Pulau Merah di Banyuwangi dengan Bukit Kecil di Tengah Lautan
Untuk keselamatan masing-masing, selalu patuhi aturan yang berlaku di tempat wisata ini ya!***
Artikel Terkait
Kuliner Ayam Kesrut Khas Suku Osing di Banyuwangi, Pecinta Pedas Wajib Merapat
Pantai Pasir Putih di Banyuwangi yang Masih Sepi Pengunjung, Pantai Wedi Ireng Punya Surga Bawah Laut yang Memukau
Mirip Hutan Fangorn di Film The Lord of the Rings, Hutan Trembesi Ini Jadi Tujuan Wisata Alam Favorit di Banyuwangi
Eksplorasi Keindahan Pantai Mbedil, Raja Ampat-nya Banyuwangi yang Belum Banyak Diketahui Wisatawan
Museum Date Modal Rp5.000 di Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen, Tempat Wisata Aesthetic di Banyuwangi untuk Menambah Wawasan Baru