Lokasinya di jalan Basuki Rahmad Gang 6 nomor 988 dengan pemilik Bapak Nur Wasil.
Baca Juga: Pantai Kondang Bandung, Pantai Berpasir Besi di Malang yang Tawarkan Pemandangan Eksotis
Rumah tua lain yang bisa dikunjungi adalah Rumah Namsin. Lokasinya di jalan Basuki Rahmad no 31.
Bangunan ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 1900. Arsitekturnya bergaya Nieuwe Bouwen.
Bangunannya berbentuk kubus dan beratap datar serta warna bangunan yang lembut.
Dulunya bangunan ini tempat tinggal Van Doorene, warga Belanda.
Tahun 1924 rumah ini diubah jadi dealer motor. Di 1950 bangunan dibeli Keluarga Namsin.
Fungsinya pun diubah menjadi toko mesin jahit Singer. Sementara bagian belakang jadi tempat produksi es lilin.
Bentuk bangunan ini juga yang kemudian jadi logo Kampung Heritage Kayutangan.
Tempat lain yang tidak kalah menarik; rumah Mbah Ndut, rumah jengki, dan makam Eyang Honggo Kusumo.
Menjual barang antik
Selain menyusuri bangunan-bangunan tua, di Kampung Heritage Kayutangan pengunjung bisa membeli barang-barang antik.
Kafe Yowis dan Galeri Pak Eko menjual barang antik, seperti mesin jahit, radio, mesin tik, timbangan dan kursi kayu.
Di Kafe Yowis pengunjung bisa duduk santai sambil menikmati kuliner yang disajikan.
Artikel Terkait
Locaahands, Kafe Bernuansa Jadul di Surabaya yang Hadirkan Paket Menu Gadis Kretek
Jalan Kaki Menjelajahi Daerah Kwitang, Bisa Mendapati Toko Bakeri Jadul, Makam Tokoh Pemuka Agama, sampai Museum
Jauh dari Kesan Modern, Inilah Penginapan Jadul di Yogyakarta, Tamu Serasa Menginap di Rumah Nenek
5 Toko Roti Legendaris di Jakarta dengan Resep Jadul yang Masih Dicari Pembeli