3. Vihara Hok Tek Ceng Sin, Jepara (1466)
Vihara Hok Tek Ceng Sin di Jepara atau yang juga dikenal sebagai Klenteng Hok Tek Ceng Sin ini konon dibangun bersamaan dengan Masjid Agung Demak.
Vihara ini memiliki dua patung naga di puncak atap dan dua patung singa di pintu masuk, serta pilar-pilar serambi yang dihiasi lukisan 12 shio.
4. Vihara Avalokitesvara, Serang (1542)
Berlokasi di Banten, Vihara Avalokitesvara didirikan pada tahun 1542. Vihara ini merupakan vihara tertua keempat di Indonesia dan konon turut dibangun oleh Sunan Gunung Jati, salah satu Wali Songo.
Di dalam vihara, terdapat patung Dewi Kwan Im dan 16 patung dewa lainnya, serta ukiran naga yang menghiasi pilar-pilarnya.
Vihara Avalokitesvara, yang juga dikenal sebagai Klenteng Tri Dharma, memiliki keunikan karena menjadi tempat ibadah tiga agama: Buddha, Taoisme, dan Konghucu.
Vihara ini buka hingga jam 21.00 WITA, dan jam 00.00 WITA pada tanggal 1 & 15 Imlek.
Baca Juga: Pesona Alam Garut, Berikut 5 Destinasi Wisata Paling Recomended untuk Dikunjungi
5. Klenteng Caow Eng Bio, Bali (1548)
Klenteng Caow Eng Bio di Bali didedikasikan untuk Dewi Shui Wei dan 108 bersaudara Hainan (dewa pelindung laut).
Klenteng ini memiliki prasasti berusia 1882 dan 10 altar yang tersebar di seluruh areanya. Buka setiap hari hingga jam 21.00 WITA, klenteng ini ramai dikunjungi, terutama pada tanggal 1 & 15 Imlek.
6. Vihara Dewi Welas Asih, Cirebon (1559)
Vihara Dewi Welas Asih di Cirebon merupakan cagar budaya dan simbol toleransi.
Artikel Terkait
Tradisi Perayaan Waisak di Seluruh Dunia
Berapa Harga Tiket Masuk Candi Borobudur di Pekan Libur Panjang Waisak 2024? Simak Informasinya
Ikuti Festival Lampion di Candi Borobudur 2024 Sebagai Puncak Perayaan Trisuci Waisak 2568 BE
Aturan yang Harus Dipatuhi Selama Mengikuti Waisak di Borobudur, Hal-hal yang Diwajibkan dan Dilarang Panitia
InJourney Ajak Masyarakat Meriahkan Puncak Waisak 2568 BE di Candi Borobudur, Cukup Beli Tiket Wisata Borobudur Tanggal 23 Mei 2024