Sepintas koyor bentuknya seperti kikil tetapi lebih besar dan tebal. Sisa-sisa daging menempel di situ.
Saat direbus, gudeg koyor ini mencampurkan koyor dan nangka muda.
Ini menghasilkan cita rasa segurih daging sapi karena direbus berjam-jam.
Baca Juga: Hanya Satu Jam dari Yogyakarta, Kulon Progo Tidak Malu-malu lagi Menampakkan Kecantikan Alamnya
4. Gudeg Manggar
Alih-alih nangka muda, gudeg yang terkenal di Bantul, Yogyakarta ini terbuat dari manggar atau putik bunga kelapa.
Dipercaya kuliner ini sudah ada sejak 500 tahun lalu, pada masa kerajaan Mataram Islam.
Gudeg manggar pertama kali dibuat Sekar Pembayun, Putri Panembahan Senopati.
Saat memasak, bentuk putik manggarnya dipertahankan seperti bunga agar tampilannya cantik.
Baca Juga: Tempat Minum Kopi dan Bersantai di Yogyakarta dengan Pemandangan Sawah Hijau yang Meneduhkan
5. Gudeg mercon
Kalau rata-rata gudeg manis dan gurih, gudeg mercon rasanya pedas.
Gudeg mercon menggunakan cabai rawit merah pada sambal goreng kreceknya.
Sayur hijaunya juga ditambahkan cabai hijau sehingga menghasilkan rasa pedas berlipat ganda.
Gudeg mercon bisa jadi alternatif bagi orang-orang yang ingin gudeg tapi yang pedas.***
Artikel Terkait
Resep Gudeg Jogja Daun Jati, Sajian Nikmat dari Kota Istimewa
Wajib Dicoba! Tempat Makan Gudeg Legendaris di Yogyakarta
Pecinta Pedas Merapat, Gudeg Mercon Ini Jadi Menu Wajib saat Berkunjung ke Yogyakarta
Berwisata ke Kampung Wijilan, Berjajar Kuliner Khas Kota Jogja, Pengunjung Bisa Melihat Pembuatan Gudeg
4 Tempat Makan Gudeg di Yogyakarta yang Paling-Paling, Paling Lezat, Paling Tua, Paling Unik, Paling Pedas