2. Kerupuk Melarat
Kerupuk melarat termasuk jenis kerupuk yang sangat populer di Cirebon.
Dinamakan kerupuk melarat karena alih-alih dengan minyak goreng, kerupuk digoreng dengan pasir.
Pasirnya sudah tentu dibersihkan dan disaring dulu. Dan sejatinya ini yang menjadi ciri khas rasa kerupuk.
Baca Juga: 5 Makanan Khas Cirebon yang Wajib Dicoba
Konon, nama juga dipilih karena dulu kerupuk ini makanan masyarakat kelas bawah.
Kerupuk melarat terbuat dari bahan dasar tapioka dan diberi sedikit pewarna makanan.
Kerupuk ini banyak diproduksi di Kecamatan Weru, Cirebon.
Baca Juga: Cocok Jadi Pendamping Saat Sahur atau Buka Puasa, Berikut 6 Jenis Kerupuk Populer di Indonesia
3. Memek
Duh, dengar nama kuliner yang berasal dari Aceh ini tentu sedikit mengejutkan.
Asal katanya dari mamemek yang diambil dari bahasa Devayan, Aceh.
Sejarahnya, di zaman Jepang, masyarakat harus menyembunyikan beras agar tidak disita.
Baca Juga: Meski Namanya Sedikit Unik, Hidangan Kuah Pliek Khas Aceh Selalu Jadi Incaran Wisatawan
Untuk itu, masyarakat Aceh memakan beras dengan dikunyah mentah-mentah bersama buah pisang.
Bunyi kunyahannya disebut mamemek. Setelah tidak ada Jepang, dari mamemek namanya luruh jadi memek.
Artikel Terkait
Kekayaan Kuliner Indonesia, Aneka Sate Dari Seluruh Nusantara
5 Kekayaan Kuliner Indonesia yang Termashyur dan Kelezatannya Diakui Dunia
Warna-warni Kuliner Indonesia dengan Bahan Dasar Tahu, Ada Tidak ya di Negara Lain?
5 Kuliner Indonesia yang Sudah Go Internasional, Mudah Ditemukan di Restoran Indonesia di Luar Negeri
4 Kuliner Indonesia yang Mendapat Pengaruh dari Bangsa Arab