Kabar BUMN - Candi Buddha, merupakan peninggalan sejarah yang tak hanya memesona secara arsitektural, tetapi juga sarat makna dan filosofi.
Berbeda dengan candi Hindu, candi Buddha memiliki ciri khas yang mencerminkan ajaran dan nilai-nilai Buddhisme.
Fungsi utama dari candi Buddha adalah sebagai tempat pemujaan, dengan struktur bangunan yang biasanya terdiri dari tiga bagian utama: Arupadhatu, Rupadhatu, dan Kamadhatu.
Ketiga bagian ini mencerminkan perjalanan hidup Sang Buddha dan memiliki arti serta filosofi hidup yang mendalam.
Baca Juga: Breakthrough Terowongan Pengelak Bendungan Budong-Budong Sukses Dilaksanakan DAHANA
3 Struktur Utama Candi Buddha
Arupadhatu
Arupadhatu, bagian paling atas candi, melambangkan dunia yang tidak berwujud.
Di tingkat ini, manusia telah terbebas dari nafsu dan ikatan duniawi, namun belum mencapai Nirvana.
Arupadhatu mengingatkan kita tentang potensi manusia untuk mencapai tingkat kesadaran tertinggi dan melampaui batas-batas duniawi.
Baca Juga: Masih Dibuka! Lowongan Magang BUMN PT Bedikari untuk Posisi Administrasi Hukum, Ini Persyaratannya!
Rupadhatu
Rupadhatu, bagian tengah candi, melambangkan dunia yang sudah terbebas dari nafsu namun masih memiliki bentuk.
Ini adalah jembatan antara dunia bawah (Kamadhatu) dan dunia atas (Arupadhatu).
Artikel Terkait
Tidak Kalah Sakral dan Misterius, Ini 4 Candi Hindu dan Buddha yang Pernah Dibangun di Luar Pulau Jawa
Wisata ke Candi Cangkuang yang Bikin Berdecak Kagum, Bisa Sekalian Naik Rakit Menyusuri Keindahan Situ Cangkuang Garut
Mengunjungi Candi Gedong Songo di Lereng Gunung Ungaran Diketinggian 1.200 Mdpl
Masih Jarang Dilirik, Ini Candi yang Kurang Dikenal di Yogyakarta
Rekomendasi Penginapan Murah Dekat Candi Borobudur, Harga Paling Murah Rp101.000
Kulineran di Sekitar Candi Borobudur, Berikut Rekomendasi 5 Restoran dengan Ambience Menarik, Ada yang Seperti di Swiss hingga Museum