Bagian Kendaraan yang Wajib Dicek, Sebelum Mudik Lebaran

Photo Author
Administrator, Kabar BUMN
- Rabu, 20 April 2022 | 15:07 WIB

Kabar BUMN -  Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi tentu harus menyiapkan dan memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Hal itu bertujuan untuk menciptakan kenyamanan, keamanan, keselamatan saat berkendara.

Mudik menjadi tradisi saat menjelang Hari Raya Idulfitri. Berbagai moda transportasi dapat digunakan untuk menempuh jarak rindu ke kampung halaman. Salah satunya dengan kendaraan pribadi.

Namun, bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi tentu harus menyiapkan dan memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Hal itu bertujuan untuk menciptakan kenyamanan, keamanan, keselamatan saat berkendara.

Berikut beberapa bagian kendaraan yang wajib dicek sebelum melakukan pejalanan mudik Lebaran:

1. Tekanan Ban
Pemudik harus memastikan bahwa tekanan mobil normal, yaitu 30 sampai 34 psi. Hal itu agar saat dibawa berkendara tetap stabil, tekanannya tidak lebih dan juga kurang, karena apabila terlalu rendah bisa lebih berbahaya dan berisiko daripada tekanan yang terlalu tinggi. Meskipun keduanya sama-sama berbahaya dan mampu memengaruhi performa mobil.

2. Ban Serep
Ban serep atau cadangan wajib ada saat perjalanan mudik Lebaran. Hal itu untuk mengantisipasi apabila ban mobil kempis atau bocor saat perjalanan. Oleh karena itu, harus memastikan kondisi ban serep baik, tidak ada kotoran, karat, dan tekanan angin dalam kondisi ideal serta normal.

3. Rem
Rem yang blong atau ngempos sangat berbahaya dan berakibat fatal, karena rem menjadi komponen penting dan keselamatan terbesar yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, perlunya memastikan rem dapat bekerja dengan baik melalui level minyak rem, selang, master rem, dan velg.

4. Lampu
Lampu mobil berfungsi sebagai penerangan saat berkendara seperti membantu penglihatan pengemudi mobil terhadap benda yang ada di depannya saat cuaca cerah, ada juga fungsi yang memberi kode kepada kendaraan di belakang bahwa mobil akan berhenti, dan beberapa fungsi lampu lainnya pada mobil.

Sehingga, pemudik harus memeriksa dan memastikan kondisi lampu berfungsi dan menyala dengan normal agar tidak membahayakan saat diperjalanan.

5. Oli Mesin
Oli yang jarang diganti bisa menurunkan performa mesin, maka pemudik juga harus memilih oli yang tepat untuk kelancaran saat berkendara. Selain itu, pemudik juga harus memastikan oli mesin memiliki volume yang cukup atau tidak, caranya yaitu memeriksa level pada stik oli.

6. Saringan Udara
Saringan udara berfungsi untuk menyaring udara di dalam mobil, apabila ada udara masuk ke mesin akan langsung disaring terlebih dahulu sebelum diteruskan ke ruang bakar. Oleh sebab itu bagian yang satu ini harus selalu bersih dan jangan sampai kotor atau rusak karena fungsinya sangat penting.

Jika bagian ini bermasalah, maka proses tersebut tidak akan bisa sempurna. Sebelum melakukan perjalanan mudik Lebaran, harus memastikan untuk membersihkan Air Filter per 10.000 km perjalanan

7. Wiper
Wiper berfungsi untuk pembersih otomatis kaca, sehingga dapat memudahkan saat berkendara khususnya saat kondisi hujan maupun berkabut. Oleh karena itu, pemudik perlu memastikan wiper kaca mobil dapat berfungsi dengan normal.

8. Air Radiator
Air radiator berfungsi untuk mendinginkan mesin agar temperaturnya tetap stabil, sehingga tidak boleh sembarangan dalam memilih air radiator. Selain itu, pemudik juga harus memastikan air radiator dalam kondisi penuh, air reservoir sampai batas level, periksa juga kondisi selang radiator dan selang penghubung ke reservoir.

9. Aki
Aki berfungsi untuk menyuplai daya listrik bagi komponen-komponen mobil lainnya. Saat aki mobil tidak berfungsi, maka pengendara dan penumpang mobil pun merasa terganggu sehingga menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu, agar mudik Lebaran nyaman, perlu memastikan baut kutub aki bersih dari kotoran atau kerak, pemudik dapat memeriksa level air aki.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Terkini