Uniknya Candi Gunung Kawi, Bali, yang Dibangun di Tengah Sawah Ribuan Tahun Lalu

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 14 Juli 2024 | 21:00 WIB
Candi Gunung Kawi, dikenal juga dengan Candi Tebing Gunung Kawi, diperkirakan dibangun pada abad ke-11. (wikipedia/chensiyuan)
Candi Gunung Kawi, dikenal juga dengan Candi Tebing Gunung Kawi, diperkirakan dibangun pada abad ke-11. (wikipedia/chensiyuan)

Baca Juga: Landscape Suluban Beach di Bali yang Eksotis, Tersembunyi di Balik Formasi Batu Kapur Alami

Diyakini pula kalau Kebo Iwa mampu menyelesaikan candi dalam sehari semalam.

Dari situlah munculnya nama Gunung Kawi. Gunung artinya pegunungan, kawi berarti pahatan.

Dulu kala candi ini menjadi tempat pemujaan leluhur, tempat meditasi, dan tempat belajar agama.

Baca Juga: Air Terjun Tukad Cepung, Bangli, Bali, dari Tempat Melukat Jadi Lokasi Wisata dan Foto Prewedding

Di pinggir sungai keramat
Masyarakat Bali percaya kalau Sungai Tukad Pakerisan merupakan sungai keramat.

Kekeramatan ini pula yang diduga yang menjadi alasan Candi Gunung Kawi dibangun di dekatnya.

Untuk mencapai candi ini harus menaiki 315 anak tangga yang dibuat dari batu cadas.

Di kiri kanan jalan pemandangannya sangat asri dan bisa mendengar suara sungai.

Baca Juga: Air Terjun Goa Raja, Mutiara Baru yang Masih Tersembunyi di Bangli, Bali Timur

Di bagian dalam candi terdapat ceruk pertapaan, Amarawati, yang dipahat pada tebing cadas.

Dipercaya diceruk digunakan sebagai tempat bertapa.

Di kompleks ini juga terdapat gapura dan tempat pertapaan, Geria Pedanda.

Para arkeolog percaya kalau ini makam perdana menteri atau pejabat tinggi kerajaan.

Baca Juga: Satu Hari Berwisata ke Bedugul, Tabanan, di Bali, Bisa ke Mana Saja?

Objek wisata
Hingga saat ini Candi Gunung Kawi masih digunakan masyarakat Bali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: kebudayaan. kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini