2. Jembatan Merah
Dulunya jembatan ini bernama Roode Brug, yang dalam bahasa Belanda artinya jembatan merah.
Dibangun pada era Gubernur Jenderal Daendels dan diresmikan pada tanggal 11 November 1743.
Jembatan menghubungkan bagian timur dan barat Sungai Kali Mas, satu kawasan perniagaan.
Baca Juga: Museum Dr Soetomo, Surabaya, Tempat Mengenang Kisah Kehidupan Tokoh Pergerakan Nasional
Dari dulu hingga sekarang jembatan ini selalu berwarna merah.
Lokasinya di Kecamatan Pabean Cantikan yang menghubungkan Jalan Rajawali dan Kembang Jepun.
Jembatan ini pernah jadi tempat pertempuran pejuang Suroboyo melawan Tentara Inggris.
Di tempat ini juga Jenderal AWS Mallaby gugur.
3. Kembang Jepun
Tidak jauh dari Jembatan Merah terdapat kawasan Kembang Jepun.
Ini merupakan pintu gerbang kawasan pecinaan.
Di pintu gerbangnya dihiasi patung naga, sementara sepanjang jalan berjajar lampion cantik.
Baca Juga: Locaahands, Kafe Bernuansa Jadul di Surabaya yang Hadirkan Paket Menu Gadis Kretek
Di sini banyak sudut-sudut jalan dengan nuansa Tiongkok.
Ada kisah dibalik penamaan Kembang Jepun. Ini dilatarbelakangi kebiasaan serdadu Jepang.
Artikel Terkait
Tempat Wisata Gratis di Surabaya, Healing-nya Dapat, Pengetahuan Baru Juga Dapat
Rekomendasi Wisata Malam, Menyusuri Sungai Kalimas Sambil Menikmati Gemerlap Kota Surabaya
Bangunan-bangunan Tua Instagramable di Surabaya, Tambah Usia Justru Semakin Cantik dan Memesona
3 Rekomendasi Warung Rawon Legendaris di Surabaya yang Terkenal Lezat
4 Kuliner Lezat nan Nikmat di Pasar Wonokromo, Surabaya, yang Sudah Melegenda
Kota Lama Surabaya Resmi Jadi Tempat Wisata, Tawarkan Sewa Kostum Eropa, Becak, hingga Jeep Tour!