Gedung Sate di Bandung adalah ikon arsitektur kolonial Belanda yang tetap berfungsi hingga saat ini sebagai kantor Gubernur Jawa Barat.
Dibangun pada tahun 1920, gedung ini dikenal dengan ornamen sate pada puncak menaranya, yang menjadi ciri khasnya.
Desainnya menggabungkan gaya arsitektur Indo-Eropa dengan elemen tradisional Jawa, membuat Gedung Sate menjadi simbol perpaduan budaya yang harmonis.
Pengunjung bisa menikmati keindahan arsitektur sambil belajar tentang sejarah pemerintahan kolonial di Indonesia.
Baca Juga: Di Tepinya Sungai Serayu, Restoran Hits di Cilacap dengan Pemandangan Syahdu Apalagi saat Senja
3. Museum Fatahillah – Jakarta
Terletak di kawasan Kota Tua Jakarta, Museum Fatahillah, atau yang dikenal juga sebagai Museum Sejarah Jakarta, dulunya merupakan Balai Kota Batavia.
Dibangun pada abad ke-18, bangunan ini menampilkan gaya arsitektur klasik Belanda dengan dinding tebal dan jendela besar.
Museum ini menyimpan koleksi sejarah Jakarta dan Indonesia, termasuk artefak, peta kuno, dan replika ruang kerja gubernur Batavia.
Mengunjungi museum ini akan membawa Anda ke masa lalu, saat Jakarta masih bernama Batavia.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan Siang Enak di Jakarta Selatan
4. Fort Rotterdam – Makassar
Fort Rotterdam adalah benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo yang kemudian dikuasai dan direnovasi oleh Belanda.
Terletak di tepi pantai Makassar, Sulawesi Selatan, benteng ini memiliki bentuk yang unik seperti penyu yang sedang merayap menuju laut, melambangkan kekuatan dan ketahanan.
Artikel Terkait
Di Tepinya Sungai Serayu, Restoran Hits di Cilacap dengan Pemandangan Syahdu Apalagi saat Senja
35 Link Download Twibbon HUT RI ke-79, Alternatif Merayakan Hari Kemerdekaan
15 Ucapan Bahasa Inggris untuk Sambut HUT ke-79 RI di Sosial Media
Rekomendasi Tempat Makan Siang Enak di Jakarta Selatan
Buruan Amankan TiketĀ Festival 1001 Lampion Terbang Jogja Kamu, Siap-siap Presale 3!