Kabar BUMN - Dengan alasan lebih efisien, penduduk di negara di Asia Timur menggunakan sumpit untuk alat makannya.
Sumpit ini digunakan penduduk di Tiongkok, Jepang, dan Korea, sejak ribuan tahun yang lalu.
Sepintas bentuknya dan cara pemakaiannya sama saja, ternyata ada yang berbeda dengan sumpit ketiganya.
Berumur lebih dari 5000 tahun
Sumpit diperkirakan sudah muncul dan dipergunakan sejak 5.000 tahun lalu.
Asalnya dari Tiongkok, setelah itu berkembang ke Jepang, Korea dan negara lain di Asia dan Eropa.
Penyebarannya ke dunia internasional ini dibawa imigran-imigran dari Asia Timur.
Konon, sumpit pertama terbuat dari tulang binatang, baru setelah itu dari bambu dan kayu.
Ukurannya pun dulu sangat panjang karena dipakai untuk membalik atau mengambil makanan dari tungku.
Penggunaan sumpit berkembang selaras jenis makanan yang mereka konsumi.
Yakni, kebanyakan ukurannya kecil-kecil dan cenderung menyantap biji-bijian dan sayuran.
Baca Juga: 6 Sajian dari Pepaya di Seluruh Dunia, Kebanyakan Diolah Menjadi Salad yang Menyegarkan
Sumpit Tiongkok
Bagi masyarakat Tiongkok, sumpit dipercaya sebagai perpanjangan jari yang tahan panas dan dingin.
Artikel Terkait
Kota-kota di Asia Tenggara dengan Nuansa Eropa
5 Penginapan Unik di Asia, Mulai dari Kapal Junk sampai Istana dengan Layanan Sebagaimana Kepada Bangsawan
Dibangun di Masa Kolonialisme, 5 Hotel Legendaris di Asia Ini Umurnya Lebih dari 100 tahun
Jenis-jenis Sate di Asia Tenggara, di Indonesia Diyakini Penjualnya Sudah Muncul Tahun 1870-an
4 Danau Terbesar dan Terindah di Asia Tenggara, Salah Satunya Danau Terbesar di Indonesia
Untuk yang Ingin Adu Nyali, 5 Tempat Horor di Asia, Beberapa Merupakan Tempat Wisata, Salah Satunya di Indonesia