Struktur bangunan pasar yang mempertahankan gaya arsitektur Jawa klasik, ditambah deretan barang antik, membuat pengunjung seolah-olah melakukan perjalanan waktu ke masa lampau.
Baca Juga: 4 Camilan Khas Solo yang Nyaris Punah, Harus Blusukan Dulu untuk Menemukannya
3. Berburu Aksesoris dan Pernak-Pernik Etnik
Selain barang antik, Pasar Triwindu juga menawarkan berbagai aksesoris dan pernak-pernik etnik khas Jawa, seperti cincin batu akik, kalung manik-manik, hingga kerajinan tangan dari perunggu dan kayu.
Ini adalah tempat yang tepat bagi Anda yang mencari oleh-oleh khas Solo yang otentik dan berbeda dari biasanya.
Tak jarang, pengunjung juga menemukan perhiasan vintage atau aksesoris bergaya klasik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Baca Juga: Solo Traveling ke Yogyakarta? Ini 10 Ide Ativitas Seru yang Bisa Kamu Lakukan
4. Mengabadikan Momen dengan Foto Estetik
Bagi pecinta fotografi, Pasar Triwindu adalah lokasi yang sangat fotogenik.
Kombinasi antara barang-barang antik, pencahayaan alami, dan suasana pasar tradisional membuat setiap sudut di sini layak untuk diabadikan.
Anda bisa menemukan spot foto menarik dengan latar belakang barang-barang kuno yang tertata apik, atau memotret momen interaksi antara pedagang dan pembeli yang penuh keakraban.
5. Menikmati Kuliner Khas di Sekitar Pasar
Setelah puas berkeliling, Anda bisa mampir ke warung atau kafe kecil di sekitar Pasar Triwindu.
Kawasan Ngarsopuro terkenal dengan kuliner khas Solo seperti serabi, wedang ronde, hingga sate kere.
Artikel Terkait
4 Kuliner Malam di Solo, Ada yang Buka Sampai 24 Jam, Kumpul dengan Rekan Kerja di Jumat Malam bisa Berlama-lama
Solo Traveling ke Yogyakarta? Ini 10 Ide Ativitas Seru yang Bisa Kamu Lakukan
4 Camilan Khas Solo yang Nyaris Punah, Harus Blusukan Dulu untuk Menemukannya
4 Tempat Kuliner yang Direkomendasikan di Sekitaran Pasar Klewer, Solo
Wisata Sejarah ke Bekas Pabrik Gula di Solo Raya, Menilik Sisa-Sisa Kejayaan Produksi di Masa Lalu