Kabar BUMN - Di pulau Jawa, Salatiga merupakan kota tertua. Adapun di Indonesia, tertua kedua setelah Palembang.
Salatiga diperkirakan berdiri sejak 24 Juli 750 Masehi sebagai wilayah perdikan.
Cuaca Salatiga cenderung sejuk karena berada di daerah pegunungan tinggi, suasananya tenang.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Keluarga di Dago, Kawasan Elitnya Bandung Sejak Zaman Hindia Belanda
Di masa penjajahan, Salatiga menjadi lokasi liburan dan peristirahatan warga Belanda.
Karenanya banyak bangunan bergaya Belanda di kota kecil di Jawa Tengah tersebut.
Bangunan bersejarah zaman kolonial ini tidak sedikit yang masih bertahan di Salatiga.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Keluarga di Dago, Kawasan Elitnya Bandung Sejak Zaman Hindia Belanda
1. Hotel Pension van Bloomestein
Bangunan hotel ini diperkirakan umurnya lebih dari 100 tahun. Lokasinya di jalan Dipenogoro, Salatiga.
Bangunan ini berbentuk segi delapan dengan dua menara kembar.
Hotel ini sering dijadikan tempat menginap tuan tanah dan pegawai pemerintahan Hindia Belanda.
Saat ini hotel Pension berubah fungsi menjadi Wisma BCA.
Artikel Terkait
Menapaki Jejak Jaka Tingkir di Mata Air Senjoyo, Tempat Wisata di Dekat Salatiga yang Cocok untuk Ngadem
Cuma 8 Menit dari Tol Salatiga, Banyoe Angkringan Tawarkan Makan-Makan With A View
Menjajal Hotel Tersempit di Indonesia, Pitu Rooms Salatiga yang Sajikan View Gunung Merbabu
Kali Odo, Tempat Ciblon Unik di Dekat Salatiga yang Airnya Melimpah Saat Musim Kemarau tapi Menyusut Ketika Musim Hujan Tiba
Keliling Salatiga, Jangan Lupa Mampir ke Tempat-tempat Wisata Andalannya
4 Tempat Bermain Air untuk Seluruh Keluarga di Salatiga, 2 di Antaranya Sudah Ada Sejak Zaman Hindia Belanda