Kabar BUMN - Jika kamu tertarik dengan wisata sejarah yang penuh misteri, Candi Cetho di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, bisa menjadi pilihan yang menarik.
Candi Hindu peninggalan Kerajaan Majapahit ini menawarkan pemandangan menakjubkan dan cerita filosofis, penuh misteri, dan sarat makna.
Berada di ketinggian 1.496 meter, Candi Cetho menyajikan keindahan alam sekaligus pengalaman spiritual yang unik bagi pengunjungnya.
Baca Juga: 5 Candi di Pulau Jawa yang Dipercaya Menyimpan Kekuatan Magis dan Cerita Mistis
Sejarah Candi Cetho
Candi Cetho pertama kali ditemukan oleh Van Der Vlies pada tahun 1842. Awalnya, candi ini terdiri dari belasan teras atau punden bertingkat, namun setelah mengalami restorasi besar-besaran pada tahun 1970, jumlahnya berkurang menjadi sembilan.
Punden ini mencerminkan sistem kepercayaan animisme dan dinamisme, di mana dataran tinggi dianggap sakral karena diyakini sebagai tempat yang dekat dengan para leluhur dan dewa.
Nama Cetho sendiri berarti "jelas" atau "nyata," baik secara pandangan manusia maupun secara gaib.
Dari segi pemandangan, Candi Cetho menawarkan panorama indah yang mencakup wilayah Karanganyar dan Solo.
Tempat ini juga masih digunakan untuk ritual keagamaan, khususnya bagi umat Hindu dan penganut Kejawen.
Filosofi dan Arti Mitos di Candi Cetho
Candi Cetho menyimpan banyak simbol literatur yang berhubungan dengan pemeliharaan alam semesta. Di teras ketiga, kamu akan menemukan batu berbentuk Garuda, simbol kendaraan Dewa Wisnu.
Artikel Terkait
Serba-Serbi Candi Mendut Magelang: Sejarah, Keunikan, hingga Legenda Roro Mendut
Vanaprastha Gedong Songo Park, Semarang, Tempat Rekreasi dan Kamping Baru di Komplek Candi Gedongsongo
4 Tempat Wisata di Sekitar Candi Prambanan, Optimalkan Waktu Seharian Bisa Jangkau Semuanya
Info Terbaru: Harga Tiket Masuk Candi Borobudur untuk Wisatawan Domestik dan Mancanegara
4 Candi Kecil di Sekitar Candi Prambanan dan Sleman, Karena Yogyakarta Memang Kaya Akan Candi