Serba-serbi Candi Cetho, Candi Hindu Penuh Misteri di Lereng Gunung Lawu

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 8 September 2024 | 11:00 WIB
Jelajahi Candi Cetho, candi Hindu jejak peninggalan Majapahit di lereng Gunung Lawu yang sarat misteri dan filosofi.  (Maps/Atang Triastama)
Jelajahi Candi Cetho, candi Hindu jejak peninggalan Majapahit di lereng Gunung Lawu yang sarat misteri dan filosofi. (Maps/Atang Triastama)

Kabar BUMN - Jika kamu tertarik dengan wisata sejarah yang penuh misteri, Candi Cetho di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, bisa menjadi pilihan yang menarik.

Candi Hindu peninggalan Kerajaan Majapahit ini menawarkan pemandangan menakjubkan dan cerita filosofis, penuh misteri, dan sarat makna.

Berada di ketinggian 1.496 meter, Candi Cetho menyajikan keindahan alam sekaligus pengalaman spiritual yang unik bagi pengunjungnya.

Baca Juga: 5 Candi di Pulau Jawa yang Dipercaya Menyimpan Kekuatan Magis dan Cerita Mistis

Sejarah Candi Cetho

Candi Cetho pertama kali ditemukan oleh Van Der Vlies pada tahun 1842. Awalnya, candi ini terdiri dari belasan teras atau punden bertingkat, namun setelah mengalami restorasi besar-besaran pada tahun 1970, jumlahnya berkurang menjadi sembilan.

Punden ini mencerminkan sistem kepercayaan animisme dan dinamisme, di mana dataran tinggi dianggap sakral karena diyakini sebagai tempat yang dekat dengan para leluhur dan dewa.

Baca Juga: Beli 2 Dapat 4 Tiket Masuk Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Keraton Ratu Boko, Simak Syarat dan Ketentuannya

Nama Cetho sendiri berarti "jelas" atau "nyata," baik secara pandangan manusia maupun secara gaib.

Dari segi pemandangan, Candi Cetho menawarkan panorama indah yang mencakup wilayah Karanganyar dan Solo.

Tempat ini juga masih digunakan untuk ritual keagamaan, khususnya bagi umat Hindu dan penganut Kejawen.

Baca Juga: Merintis Karier di BUMN Bersama PT PG Candi Baru, Tersedia Lowongan Magang Instalasi untuk 6 Posisi di Sidoarjo

Filosofi dan Arti Mitos di Candi Cetho

Candi Cetho menyimpan banyak simbol literatur yang berhubungan dengan pemeliharaan alam semesta. Di teras ketiga, kamu akan menemukan batu berbentuk Garuda, simbol kendaraan Dewa Wisnu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini