Di dekatnya, terdapat arca kura-kura, yang juga merupakan representasi dari Dewa Wisnu. Filosofi di balik simbol-simbol ini adalah menjaga tanah Nusantara dan kelestarian alam.
Di teras keempat, kamu bisa melihat relief yang menggambarkan kisah Dewi Huma, istri Dewa Siwa, yang bertransformasi menjadi Bathari Durga dalam cerita Sudamala dari Kitab Mahabarata.
Kisah ini menggambarkan hubungan manusia dengan alam dan dewa-dewa dalam kepercayaan Hindu kuno.
Baca Juga: 5 Bukti Kejayaan Kerajaan Majapahit di Masa Lalu, Mulai dari Candi sampai Prasasti
Keunikan dan Kesan Sakral
Setiap teras di Candi Cetho memiliki cerita tersendiri. Teras ketujuh, misalnya, menampilkan dua arca yang dipercaya sebagai sosok penasihat spiritual Raja Prabu Brawijaya V, yakni Ki Noyo Genggong dan Ki Sabdo Palon.
Sedangkan di teras kedelapan, terdapat arca Prabu Brawijaya V, serta sebuah arca berbentuk phallus (Lingga Yoni), simbol kesuburan dan berkah alam semesta.
Lingga Yoni ini menjadi salah satu daya tarik utama Candi Cetho, karena menggambarkan posisi perempuan yang dianggap lebih tinggi secara seksual dalam budaya Hindu kuno.
Simbol ini juga menambah kedalaman filosofi dari candi ini, di mana edukasi tentang seksualitas dan kesuburan sudah ada sejak zaman dahulu.
Tips Berkunjung ke Candi Cetho
Baca Juga: 5 Candi Peninggalan Kerajaan Kuno di Jawa Timur, Ukurannya Kecil, Ramping, Penuh Pesona, dan Magis
Candi Cetho adalah tempat yang sakral, sehingga kamu perlu menjaga sopan santun dan perilaku selama berkunjung.
Jangan lupa, perempuan yang sedang datang bulan tidak diperkenankan masuk ke area candi.
Tempat ini juga memiliki peraturan ketat untuk tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kesucian dan kebersihan situs.
Artikel Terkait
Serba-Serbi Candi Mendut Magelang: Sejarah, Keunikan, hingga Legenda Roro Mendut
Vanaprastha Gedong Songo Park, Semarang, Tempat Rekreasi dan Kamping Baru di Komplek Candi Gedongsongo
4 Tempat Wisata di Sekitar Candi Prambanan, Optimalkan Waktu Seharian Bisa Jangkau Semuanya
Info Terbaru: Harga Tiket Masuk Candi Borobudur untuk Wisatawan Domestik dan Mancanegara
4 Candi Kecil di Sekitar Candi Prambanan dan Sleman, Karena Yogyakarta Memang Kaya Akan Candi