Kabar BUMN - Selain Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, Maulid Nabi merupakan momen penting bagi umat Muslim.
Di Maulid Nabi yang jatuh setiap tanggal 12 bulan Rabiul Awal ini diperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Sejumlah orang menyebutnya sebagai bulan Maulid.
Di banyak wilayah Indonesia, ada sejumlah tradisi spesial dalam merayakan Maulid Nabi.
Baca Juga: 15 Twibbon Maulid Nabi Muhammad SAW Hadir dengan Beragam Desain Menarik, Download Gratis Sekarang!
1. Sekaten
Di selenggarakan di Yogyakarta dan Solo, sekaten biasanya berlangsung dari tanggal 5-12 Maulud.
Dipercaya tradisi ini sudah berlangsung sejak zaman kerajaan Demak.
Kala itu, Wali Songo menjadikan momen maulud sebagai cara untuk menyebarkan dakwah Islam.
Dalam penyebarannya mereka menggunakan lagu dan gamelan Jawa.
Baca Juga: 10 Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW, Mari Berbagi Ucapan Penuh Makna dan Doa
Kata sekaten diambil dari sekati yang merupakan seperangkat gamelan.
Acara sekaten dimulai dengan membunyikan gamelan yang dikemudian diarak ke masjid.
Setiap hari gamelan selalu dimainkan.
Selain itu, selama penyelenggaraan sekaten ini selalu diadakan pasar malam.
Artikel Terkait
Kuliner Khas Mojokerto, Beberapa Dipercaya Sudah Muncul Sejak Zaman Kerajaan Majapahit
4 Tempat Wisata Alam di Kawasan Gunung Kerinci, Dapat Dicapai dengan Mudah
7 Kuliner Khas Australia, Kurang Populer Bila Dibandingkan dengan Kota dan Destinasi Wisata di Sana
Menjelajahi Keindahan Pulau Weh, dari Pantai, Air Terjun, hingga Gua
5 Langkah Menjadi Turis yang Peduli Lingkungan, Karena Kelestarian Alam Harus Diterapkan di Mana Saja
Ragam Oleh-oleh yang Wajib Dibawa Pulang dari Aceh, dari Kopi Gayo hingga Manisan Pala