4 Perairan di Indonesia yang Banyak Direkomendasikan Jika Ingin Melihat dan Berenang dengan Hiu Paus

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 24 September 2024 | 08:30 WIB
Interaksi antara nelayan dan pelancong dengan hiu paus di kawasan perairan di Kabila Bone, Bone Bolang, Gorontalo, Sulawesi Utara.  (Adiwinata Solihin via mongabay.co.id)
Interaksi antara nelayan dan pelancong dengan hiu paus di kawasan perairan di Kabila Bone, Bone Bolang, Gorontalo, Sulawesi Utara. (Adiwinata Solihin via mongabay.co.id)

Di taman nasional ini bayi hiu kebanyakan berenang-renang di pinggiran pantai.

Baca Juga: 5 Sawah Terasering Memesona di Indonesia, Memandanginya Saja Bisa Melepaskan Segala Rasa Lelah

2. Botubarani
Ini kawasan perairan di Kabila Bone, Bone Bolang, Gorontalo, Sulawesi Utara.

Lokasinya sekitar 11 kilometer atau 20 menit dari pusat kota Gorontalo.

Tempat ini sempat viral saat selebriti Prilly Latuconsina menyelam dan bertemu hiu paus.

Baca Juga: 5 Tempat Diving Terbaik di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Hiu paus termasuk sering muncul di kawasan Botubarani terutama di bulan Juni.

Kawanan ini akan muncul di dekat perairan pantai dan menghampiri perahu wisatawan.

Ini juga yang menjadi daya tarik utama di Botubarani.

Baca Juga: 5 Danau Terindah di Indonesia, Wajib Dikunjungi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

3. Teluk Saleh
Teluk Saleh berlokasi di Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, NTT.

Perairan ini sering disinggahi hiu pas dan whale shark. Masyarakat setempat menyebutnya pake torok.

Biasanya satwa-satwa ini akan terlihat sekitar jam 06.00 sehingga pelancong harus pergi dari daratan jam 05.00.

Baca Juga: Liburan Tak Harus Mahal, Rekomendasi 6 Kota di Indonesia dengan Destinasi Hemat

Untuk melihatnya, pelancong harus berlayar sedikit ke tengah lautan dan menunggu dari atas perahu.

Hiu paus cukup akrab dengan nelayan.

Untuk memanggilknya nelayan aan mengetuk badan perahu berulang kali dan hiu paus pun muncul.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini