Mercusuar warisan Belanda ini dibangun tahun 1883. Tingginya 57 meter dengan lingkaran 61 meter.
Bangunan ini memiliki menara besi 16 sisi yang dilengkapi dengan lentera dan galeri.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Alam di Bangka Belitung: Pantai Pasir Putih hingga Danau Biru Tosca
Mercusuar dirancang Enthoven and Co dari Den Haag.
Pengunjung bisa masuk ke sini di siang hari. Tangganya model tua tapi masih kokoh.
Dari ketinggian selain bisa melihat laut lepas dan perahu-perahu nelayan, terlihat pula Pulau Burung.
Tiket masuk Rp5.000 dan dimasukkan dalam kotak kecil yang tersedia.
Baca Juga: Pasirnya Putih dan Halus, Pantai di Pesisir Bangka Belitung Ini Langsung Menghadap ke Laut Natuna
3. Mercusuar Cikoneng
Mercusuar yang disebut juga dengan Mercusuar Anyer ini ini berada di Kampung Bojong, Desa Cikoneng, Anyer.
Didirikan tahun 1885, pada masa itu mercusuar dibangun pemerintah Hindia Belanda untuk satu tujuan lain.
Yakni, mercusuar menjadi titik nol pembangunan jalur Anyer, Banten, sampai Panarukan, Jawa Timur.
Tinggi mercusuar 75,5 meter dan terdiri atas 18 tingkat.
Dindingnya dihiasi foto mercusuar yang berdiri di berbagai daerah dan sejarah pembuatannya.
Untuk mencapai ke puncak, arus menaiki 286 anak tangga.
Pada puncak bangunan terdapat ruang kaca dan lampu yang jadi panduan kapal-kapal yang melintas.
Artikel Terkait
Pantai Unik di Indonesia, Mulai dari Pantai Pasir Pink sampai Pantai dengan Kolam Air Panas
Plesiran ke Jakarta: Pantai Maju PIK untuk Liburan Akhir Pekan Bersama Teman-Teman
5 Pantai Hidden Gem di Malang yang Wajib Dikunjungi
Pantai Menganti, Kebumen, Pantai dengan Bebatuan Unik yang Seindah Selandia Baru
Bagaikan Teluk Mungil, Pantai Cantik di Gunung Kidul Ini Masih Perawan dan Lokasinya Cukup Tersembunyi
Bukan di Bali, Tapi Pantai-pantai di Yogyakarta Ini Punya Vibes Seperti Pulau Dewata