Jelajah Mercusuar di Indonesia, Si Tua Berumur Ratusan Tahun yang Masih Berdiri Gagah Diterpa Hujan Badai

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 6 Oktober 2024 | 13:00 WIB
Mercusuar di Pulau Lengkuas (goodnewsfromindonesia.id)
Mercusuar di Pulau Lengkuas (goodnewsfromindonesia.id)

Mercusuar warisan Belanda ini dibangun tahun 1883. Tingginya 57 meter dengan lingkaran 61 meter.

Bangunan ini memiliki menara besi 16 sisi yang dilengkapi dengan lentera dan galeri.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Alam di Bangka Belitung: Pantai Pasir Putih hingga Danau Biru Tosca

Mercusuar dirancang Enthoven and Co dari Den Haag.

Pengunjung bisa masuk ke sini di siang hari. Tangganya model tua tapi masih kokoh.

Dari ketinggian selain bisa melihat laut lepas dan perahu-perahu nelayan, terlihat pula Pulau Burung.

Tiket masuk Rp5.000 dan dimasukkan dalam kotak kecil yang tersedia.

Baca Juga: Pasirnya Putih dan Halus, Pantai di Pesisir Bangka Belitung Ini Langsung Menghadap ke Laut Natuna

3. Mercusuar Cikoneng
Mercusuar yang disebut juga dengan Mercusuar Anyer ini ini berada di Kampung Bojong, Desa Cikoneng, Anyer.

Didirikan tahun 1885, pada masa itu mercusuar dibangun pemerintah Hindia Belanda untuk satu tujuan lain.

Yakni, mercusuar menjadi titik nol pembangunan jalur Anyer, Banten, sampai Panarukan, Jawa Timur.

Baca Juga: Pantai Unik di Anyer yang Lebih Mirip Danau, Pantai Green Garden Jadi Spot Nongkrong Favorit untuk Nyenja

Tinggi mercusuar 75,5 meter dan terdiri atas 18 tingkat.

Dindingnya dihiasi foto mercusuar yang berdiri di berbagai daerah dan sejarah pembuatannya.

Untuk mencapai ke puncak, arus menaiki 286 anak tangga.

Pada puncak bangunan terdapat ruang kaca dan lampu yang jadi panduan kapal-kapal yang melintas.

Baca Juga: Ada Rainbow Slide hingga Banana Boat, Inilah Wahana-Wahana Seru di Tempat Wisata Baru Anyer Wonderland, HTM Mulai Rp30 Ribuan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini