Kabar BUMN - Meskipun sudah ditata dan dibenahi, masih ada saja kasus penipuan oleh oknum di kawasan Malioboro, Yogyakarta.
Penipuan di Malioboro ini terutama mengincar turis yang sedang wisata dan liburan.
Beberapa contoh penipuan di Malioboro: beli makan digetok harga mahal, tarif becak yang ketinggian, dan banyak lagi.
Agar terhindari dari penipuan tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
Baca Juga: 5 Fakta Unik Jalan Malioboro, Yogyakarta, yang Belum Banyak Diketahui Orang
1. Tanya harga dengan jelas
Tidak perlu sungkan atau ragu ketika menanyakan tarif baik untuk naik becak atau andong.
Sebutkan alamat yang dituju dengan jelas untuk menghindari kemungkinan muter-muter.
Tanyakan juga tarif pastinya.
Baca Juga: Malam Minggu di Malioboro, Berikut Rekomendasi 4 Tempat yang Asyik untuk Nongkrong
Hindari diskusi dengan kalimat 'sekitar 50 ribu-an' karena ini sangat ambigu.
Bila ragu bisa bertanya pada warga lokal, berapa perkiraan tarif ke tempat yang ingin dituju.
Jangan langsung naik becak, bandingkan dengan beberapa tukang becak lain untuk mendapat kisaran harga.
Baca Juga: Ke Malioboro Bisa Jalan Kaki, Ini Rekomendasi Penginapan Murah untuk Pelancong
2. Hubungi toko yang dituju
Sering kali ketika hendak membeli oleh-oleh atau datang ke sebuah toko, tukang becak atau taksi menipu.
Artikel Terkait
Semakin Marak dan Canggih, Waspadai Modus Penipuan Online yang Berhubungan dengan Traveling
Jangan Sampai Alami Penipuan yang Sama, Ini Tips Memilih Penyelenggara Open Trip yang Bisa Dipercaya
Waspada Penipuan Berkedok QRIS Palsu, BRI Imbau Masyarakat Jaga Keamanan Transaksi Lewat BRIMerchant
5 Modus Penipuan dan Pecopetan yang Paling Sering Terjadi di Paris
Pecopetan Sudah Biasa, Ini Beragam Jenis Penipuan di Tempat Wisata yang Biasa Menyasar Turis Asing
5 Modus Penipuan yang Harus Diwaspadai Karena Sering Dialami Turis di Jepang