Pantangan yang Berlaku Saat Berwisata di Taman Nasional Komodo demi Keamanan Bersama

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 18 November 2024 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Saat melihat komodo, pengunjung harus berhati-hati jangan sampai menganggu ketenangannya.  (vladimircech/Freepik)
Ilustrasi. Saat melihat komodo, pengunjung harus berhati-hati jangan sampai menganggu ketenangannya. (vladimircech/Freepik)

Kabar BUMN - Kalau wisata ke Labuan Bajo, kunjungan ke Taman Nasional Komodo menjadi satu keharusan.

Di Taman Nasional Komodo ini bisa didapati reptil raksasa komodo yang tergolong binatang ganas.

Taman Nasional Komodo pun memberi kesempatan pengunjung untuk melihatnya langsung.

Meskipun begitu ada beberapa poin yang harus diperhatikan dan disarankan tidak melanggarnya.

Baca Juga: Per Hari Ini! Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Naik, Simak Ulasannya!

1. Menerbangan drone
Banyak pelancong yang menggunakan drone saat di tempat wisata. Tetapi ini dilarang di Pulau Komodo.

Suara drone cenderung berisik, sementara komodo sensitif pada suara dan gerakan.

Komodo akan berusaha mencari sumber suara bila mendengar drone melintas.

Bisa-bisa orang yang mengoperasikan drone diserang atau ia justru menyerang orang di sekitarnya.

Baca Juga: Ini Fakta Unik dari Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo

2. Menyalakan kembang api
Suara kembang api yang berisik dan percikan apinya sangat sensitif bagi komodo.

Komodo mungkin sekali menyerang orang yang memegang kembang api.

Tidak hanya itu, sebagian besar kawasan Taman Nasional Komodo adalah padang savana yang kering.

Percikan dari kembang api dikhawatirkan bisa memicu kebakaran.

Baca Juga: Ide Aktivitas Seru di Labuan Bajo: Jelajah Taman Komodo sampai Menyelami Gua Rangko

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini