Kabar BUMN - Banyak yang bisa didapati orang ketika menjelajahi Taman Wisata Alam Batu Gamping, Yogyakarta.
Utamanya keberadaan batu gamping berumur 40 juta tahun yang menjadi daya tarik Taman Wisata Alam Batu Gamping.
Lalu di Taman Wisata Alam Batu Gamping ini terdapat flora dan fauna langka dan dilindungi.
Keunikan lainnya, tempat juga menjadi lokasi wisata religi bagi sebagian orang.
Fondasi benteng keraton
Taman Wisata Alam Batu Gamping sangat luas mencapai sekitar 1,117 hektare.
Kawasan ini berada di Kabupaten Sleman, Kulon Progo, dan Bantul.
Tepatnya di jalan Gamping Tengah, Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.
Baca Juga: Optimalkan Momen Perayaan Natal Dengan Wisata Rohani ke Yogyakarta, Ini Lokasi yang Direkomendasikan
Satu spot yang paling banyak dikunjungi di Taman Wisata Alam Batu Gamping adalah Situs Batu Gamping.
Situs ini dipercaya terbentuk sekitar 40-60 juta tahun lalu.
Dulunya lingkungan sekitar Situs Batu Gamping adalah laut dangkal yang memiliki banyak terumbu karang.
Baca Juga: Hotel Kapsul di Yogyakarta yang Paling Sering Dipilih Orang Saat Liburan Akhir Tahun
Karena terjadinya pergerakan tektonik, laut dangkal menjadi daratan dan membentuk gunung gamping.
Artikel Terkait
Museum Date Modal Rp5.000 di Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen, Tempat Wisata Aesthetic di Banyuwangi untuk Menambah Wawasan Baru
Pesona Curug Cigangsa, Destinasi Wisata Andalan di Geopark Ciletuh Sukabumi yang Punya Pemandangan Spektakuler
Wajib Dilindungi! Daftar Geopark Dunia yang Baru Ditetapkan UNESCO di 2024
Eksplorasi Geopark Ciletuh, Rekomendasi 5 Curug yang Wajib Dikinjungi Saat Wisata ke Sukabumi
Geopark Kebumen, Masuk Dalam Daftar UNESCO Global Geopark, Ini Beberapa Spotnya yang Secantik Buku Dongeng
Dimulai dari Swadaya Warga, Lalu Menjadi Geopark, Pantai Batu Kasah di Pulau Natuna Terus Menggeliat Menunjukkan Pesonanya