5 Minuman Non Alkohol Korea Selatan yang Sering Muncul di Drakor

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 7 Januari 2025 | 18:30 WIB
Banana milk, minuman khas Korea Selatan. (wikipedia.com)
Banana milk, minuman khas Korea Selatan. (wikipedia.com)

Baca Juga: 6 Jenis Twigim, Goreng-gorengan Khas Korea Selatan yang Bahan Utamanya Belum Tentu Pernah Kita Bayangkan

3. Sujeonggwa
Minuman yang sering dihidangkan di festival atau perayaan tradisional ini diperkirakan sudah ada sejak 1849.

Sujeonggwa terbuat dari campuran air, persimon kering dan kayu manis.

Warnanya cokelat tua dengan aroma jahe yang tajam. Ditambah sedikit jahe dan kacang pine.

Sujeonggwa bisa dihidangkan secara dingin atau panas.

Baca Juga: Jelajah Pasar Tradisional di Korea Selatan yang Menarik dan Belum Ramai Turis, Kultur Budaya Setempat Masih Sangat Kuat

4. Boricha
Bila Jepang punya mugicha, Korea Selatan punya boricha atau teh barley.

Minuman ini terbuat dari barley yang dipanggang lalu ditambahkan air.

Warnanya coklat dengan aroma tanah. Teh ini juga hadirkan sedikit rasa kacang.

Bila makan di restoran Korea pasti akan mendapat segelas boricha gratis.

Baca Juga: Desa Warna-warni Bekas Pengungsi Perang di Busan, Korea Selatan, Tidak Kalah Unik dari Santorini

5. Yuja-cha
Minuman ini dari fusion jeruk citrus dari yuja atau sering dikenal dengan sebutan jeruk yuzu.

Yuja jenis jeruk yang aslinya dari Tiongkok. Dibawa ke Korea Selatan pada masa dinasti Tang.

Yuja tumbuh subur di Korea Selatan dan sering dijadikan minuman.

Yuja-cha dinikmati dengan mencampurkan pada air panas, teh dan ditambah gula atau madu.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini