3. Sujeonggwa
Minuman yang sering dihidangkan di festival atau perayaan tradisional ini diperkirakan sudah ada sejak 1849.
Sujeonggwa terbuat dari campuran air, persimon kering dan kayu manis.
Warnanya cokelat tua dengan aroma jahe yang tajam. Ditambah sedikit jahe dan kacang pine.
Sujeonggwa bisa dihidangkan secara dingin atau panas.
4. Boricha
Bila Jepang punya mugicha, Korea Selatan punya boricha atau teh barley.
Minuman ini terbuat dari barley yang dipanggang lalu ditambahkan air.
Warnanya coklat dengan aroma tanah. Teh ini juga hadirkan sedikit rasa kacang.
Bila makan di restoran Korea pasti akan mendapat segelas boricha gratis.
Baca Juga: Desa Warna-warni Bekas Pengungsi Perang di Busan, Korea Selatan, Tidak Kalah Unik dari Santorini
5. Yuja-cha
Minuman ini dari fusion jeruk citrus dari yuja atau sering dikenal dengan sebutan jeruk yuzu.
Yuja jenis jeruk yang aslinya dari Tiongkok. Dibawa ke Korea Selatan pada masa dinasti Tang.
Yuja tumbuh subur di Korea Selatan dan sering dijadikan minuman.
Yuja-cha dinikmati dengan mencampurkan pada air panas, teh dan ditambah gula atau madu.***
Artikel Terkait
Rekomendasi Makanan dan Minuman Alami untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh
6 Minuman khas Bali yang Belum Banyak Diketahui Orang, Manis atau Asam Pastinya Menyegarkan, Apalagi Kalau Dingin
Minuman Terbaik untuk Melancarkan Pencernaan, Sehat dan Nikmat
Cegah Sakit, Ini Minuman Hangat Tradisional dari Sumatra yang Cocok untuk Dinikmati di Hari Hujan
Minuman Herbal Khas Indonesia yang Sering Dikonsumsi untuk Menghalau Udara Dingin
Musim Radang, Ini Rekomendasi Minuman yang Bikin Lega Tenggorokan