Bangunan Kokoh dan Klasik Berusia Ratusan Tahun yang Menjadi Tujuan Wisata Sejarah di Surabaya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 19 Januari 2025 | 13:00 WIB
Gedung De Javasche Bank yang kini menjadi museum sejarah perbankan Indonesia. (tourism.surabaya.go.id)
Gedung De Javasche Bank yang kini menjadi museum sejarah perbankan Indonesia. (tourism.surabaya.go.id)

Baca Juga: Tempat Makan Legendaris dekat Stasiun Gubeng, Surabaya, Harganya Tidak Lebih dari Rp50.000

Walaupun sempat rusak pada peristiwa 10 November, secara keseluruhan interior dan arsitektur gedung masih sama.

Gaya Art Nouveau yang kental bisa disaksikan di gedung bersejarah ini sampai sekarang.

Saat ini namanya berubah menjadi Hotel Majapahit dan tergolong hotel berbintang.

Hotel Majapahit berlokasi di jalan Tunjungan Surabaya.

Baca Juga: 5 Tempat Instagramable dan Gratis untuk Menikmati Keindahan Kota Surabaya di Malam Hari

4. Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria
Seperti kota-kota lain di Indonesia, Surabaya juga punya gereja katedral dengan arsitektur khas Eropa.

Yaitu, Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria yang dibangun tahun 1899 dan selesai tahun 1900.

Gereja ini bergaya Eropa Neo Gotic dengan ciri khas rose window atau jendela dengan bentuk bundar.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Tradisional nan Lezat di Sepanjang Tunjungan Surabaya

Sampai sekarang gereja ini masih digunakan sebagai tempat ibadah.

Tetapi saat tidak ada ibadah, pengunjung boleh datang melihat keindahan gedung sampai ke dalam.

Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria i berlokasi di jalan Kepanjen no 4-6 Surabaya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: tourism.surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini