Kabar BUMN - Di masa Imlek, kawasan Pecinan Semarang yang sehari-harinya ramai, akan lebih ramai lagi.
Ramainya Pecinan Semarang selama Imlek karena atmosfer yang berbeda selama perayaan tersebut.
Selain itu, keberadaan penjual makanan khas Tionghoa di Pecinan Semarang juga turut memengaruhi.
Bukan cuma yang non-halal, kuliner khas Tionghoa yang halal pun sudah mudah ditemui di kawasan ini.
1. Pisang Plenet Pak Tuko
Kuliner ini berupa pisang keprok yang dipipihkan dan dibakar.
Setelah itu ditumbuk dan diberi berbagai topping.
Rasa originalnya mentega dan gula. Sekarang semakin banyak pilihan rasanya.
Baca Juga: Bertemakan Imlek, Pameran Imersif di Jakarta Ini Siap Memukau Pengunjung
Seperti keju, kacang, nanas, cokelat, green tea dan capuccinno. Harga per porsi Rp13.000.
Pisang Plenet Pak Tuko sudah buka sejak tahun 1960 dan semakin terkenal sekarang di Pecinan Semarang.
Lokasinya di jalan Pemuda no 33, Pandansari. Buka dari jam 14.00 sampai tengah malam.
Baca Juga: Dijuluki Kota Seribu Klenteng, Ini Destinasi Wisata yang Cocok untuk Imlek di Singkawang
2. Waroeng Kopi Alam
Tempat ini terkenal dengan seduhan Kopi O, sajian kopi khas kopitiam Singapura dan Malaysia.
Artikel Terkait
Vanaprastha Gedong Songo Park, Semarang, Tempat Rekreasi dan Kamping Baru di Komplek Candi Gedongsongo
4 Kolam Renang di Semarang dengan Pemandangan Memukau
Tempat-tempat Wisata Populer di Kabupaten Semarang yang Harus Dikunjungi
Umbul Sidomukti Semarang: Info Harga Tiket High Season Hingga 1 Januari 2025
Seruput Kopi di dalam Kastil! Destinasi Nongkrong Hits di Semarang
Mengenal Pesona dan Sejarah Kelenteng Sam Poo Kong di Semarang