Catatkan Rekor MURI! Monumen Keris Aria Wiraraja di Sumenep Resmi Berdiri

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 2 Februari 2025 | 15:30 WIB
Ilustrasi  - Monumen Keris di Sumenep, Madura resmi berdiri. (Dok. Kementerian Kebudayaan)
Ilustrasi - Monumen Keris di Sumenep, Madura resmi berdiri. (Dok. Kementerian Kebudayaan)

Kabar BUMN - Kabupaten Sumenep kini semakin dikenal sebagai Kota Keris dengan diresmikannya Monumen Keris Aria Wiraraja.

Monumen ini berdiri megah di Desa Sendang, Pulau Madura, Jawa Timur, dan menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat.

Dengan tinggi mencapai 17 meter, monumen ini tak hanya menjadi ikon budaya tetapi juga mencatatkan namanya dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai keris tertinggi di Indonesia.

Baca Juga: Kesempatan Terbatas! Bikin Lentera Unik di Desa Timun TMII, Tiket Lagi Promo Spesial

Simbol Budaya dan Identitas Madura

Monumen ini memiliki desain unik dengan bentuk menyerupai keris pusaka dari masa Sultan Abdurrahman.

Dihiasi 45 kelopak bunga dan memiliki luk-9 dengan pamor rojo abolo rojo, monumen ini mencerminkan kekuatan serta kebesaran budaya Madura.

Baca Juga: Hindari Kebiasaan Ini! Menggoreng Ulang Sisa Makanan Bisa Berbahaya

Selain itu, pembangunan monumen ini juga bertujuan untuk mengangkat kembali nama Aria Wiraraja, seorang tokoh penting dari Madura pada masa Kerajaan Singosari.

Sumenep, Kota Keris yang Mendunia

Tak hanya sekadar simbol, Sumenep memang sudah lama dikenal sebagai pusat produksi keris. Dengan lebih dari 600 empu yang masih aktif berkarya, kota ini mampu menghasilkan lebih dari 2.000 keris setiap bulannya.

Baca Juga: Ingat, Bukan di Mesir! Gurun Pasir Eksotis Ini Bisa Kamu Injak di Pantai Wilayah Indonesia Timur

Produk-produk ini tidak hanya tersebar di dalam negeri tetapi juga merambah pasar internasional. Keberadaan monumen ini semakin mengukuhkan identitas Sumenep sebagai pusat budaya keris di Indonesia.

Dibangun Tanpa Dana APBN

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini